RiderTua.com – Pembaca RiderTua yang budiman…. Saat ini Nicolo Bulega berhasil membukukan 13 kemenangan berturut-turut di Superbike dan memimpin klasemen dengan keunggulan yang sangat besar dari para rivalnya. Selain itu rider tim Aruba.it Ducati itu juga berperan sebagai tes rider Ducati MotoGP untuk membantu pengembangan motor 850cc yang akan dipakai mulai tahun depan. Bulega akan turun ke lintasan dengan prototipe baru tersebut pada akhir Juni mendatang.
Jadi tak salah jika mas Bulega ingin naik ke MotoGP untuk 2027. Dia yakin pengalamannya dengan ban Pirelli dan juga sudah mencicipi motor 850cc, merupakan kelebihan yang tidak banyak dimiliki pembalap MotoGP di grid saat ini. Jelas Ducati adalah tempat yang ingin dia tuju. Namun faktanya, line-up untuk 2027 sudah penuh. Tim Ducati Lenovo akan diperkuat Marc Marquez dan Pedro Acosta. Tim Gresini dikabarkan akan merekrut Dani Holgado dari Moto2 dan membawa pulang Enea Bastianini. Sementara tim VR46 akan menurunkan Fermin Aldeguer sambil berupaya mempertahankan Fabio Di Giannantonio.
Nicolo Bulega: Peluang Saya Masuk ke Ducati MotoGP Sangat Bergantung Pada Pembalap Lain

Saat ini Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 3. Dan tampaknya dia telah menarik hati KTM, yang kabarnya ingin menduetkannya dengan Alex Marquez tahun depan.
Ini artinya Nicolo Bulega punya peluang untuk bergabung dengan tim VR46, dimana dulu dia pernah membalap untuk tim milik Valentino Rossi itu selama 5 tahun saat berkompetisi di Moto3 dan Moto2.
Bulega mengatakan, “Kami sedang bernegosiasi dengan Ducati dan ada beberapa opsi. Solusi terbaik adalah masuk ke MotoGP. Tetapi dengan kondisi yang tepat, dengan motor yang kompetitif, dan paket yang memungkinkan saya menjadi petantang. Saya tidak tertarik untuk pergi kesana hanya untuk ikut-ikutan. Ini adalah impian saya, tetapi saya ingin melakukannya dengan benar apalagi karena dulu pengalaman saya di grand prix tidak begitu bagus.”

“Dari pihak Ducati, banyak hal juga akan bergantung pada pilihan pembalap lain, seperti Fabio di Giannantonio. Tetapi ada juga opsi lain, tidak hanya bergantung pada dia saja,” tegas rider berusia 26 tahun itu.
Selain itu Bulega juga kerap dikaitkan dengan tim Trackhouse Aprilia, menyusul kabar kepindahan Ai Ogura ke Yamaha. Namun manajer tim Davide Brivio memberi sinyal bahwa mereka ingin pembalap yang berpengalaman. “Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk berinvestasi pada rookie (pembalap pendatang baru),” tegas mantan manajer tim Suzuki itu di Jerez.
Sebelumnya manajer Bulega, Alberto Martinelli mengatakan, “Tentu saja, TrackHouse adalah salah satu opsi. Kami sedang mempertimbangkannya. Saat ini kami sedang mengadakan pertemuan, dan kami akan berdiskusi dengan Aprilia dan Brivio di Jerez.”
“Kami paham mereka juga bernegosiasi dengan pembalap lain, itu wajar. Karena semua tim dan pabrikan berbicara dengan semua orang (pembalap atau manajernya) belakangan ini. Kenapa tidak? Jelas, hari ini Aprilia menunjukkan kualitasnya dan kami tidak menutup kemungkinan dengan siapa pun,” pungkasnya.

Sempat ada rumor bahwa Ducati WSBK menginginkan Raul Fernandez untuk bergabung dengan mereka. Ada isyarat mereka ingin ‘barter’ dengan Bulega. Tapi melihat jawaban menohok yang diucapkan Brivio, agaknya tidak ada tempat untuk Bulega di tim milik Justin Marks itu.
Setelah rival utamanya Toprak Razgatlioglu pindah ke MotoGP, Bulega tak terkalahkan. Dia menyapu bersih 9 kemenangan dari 3 seri pertama musim ini. Pada seri berikutnya di Balaton Park akhir pekan ini, rider Italia itu akan berupaya meraih kemenangan ke-14 berturut-turut. Jika ini sukses, maka Bulega membukukan rekor baru di WSBK.
“Saya kangen Toprak, duel melawannya sangat fantastis. Tahun ini, mungkin saya sedikit lebih unggul, tetapi yang lain pasti akan mengejar seperti Iker Lecuona. Penting punya rekan satu tim yang kuat. Ketika kita memenangkan setiap balapan dengan gap yang besar, kita merasa sudah mencapai batas maksimal. Tetapi kalau ada pembalap lain yang menekan kita, kita mencoba untuk mendorong batas lebih jauh lagi. Saya sangat senang punya Iker sebagai rekan satu tim saya,” pungkas Bulega usai mencetak hattrick (3 kemenangan) di WSBK Assen beberapa waktu yang lalu.







