RiderTua.com – Salam satu aspal buat pembaca setia RiderTua sekalian… Memang terasa jelas bahwa Marc Marquez, juara dunia sembilan kali itu tidak akan mudah mengamankan gelar juara dunia kesepuluhnya tahun ini… Musim MotoGP 2026 langsung dibuka dengan Grand Prix seru di Buriram yang sukses bikin para fans makin lapar tontonan balap.. Duel seru antara Pedro Acosta dan Marc Marquez di baalpan Sprint, dimana Aprilia meraih kemenangan di balapan hari Minggu lewat Marco Bezzecchi ( Martin entah kenapa tidak langsung didepan)…
Gelar ke-10 Marc Marquez Terancam? Selain Acosta, Marco Bezzecchi dan Aprilia Malah Semakin Ganas!
Musim 2025 berjalan agak “datar” dari sisi hiburan MotoGP. Marc Marquez hampir sepanjang musim pada tahun debutnya bersama tim pabrikan Ducati dan sudah mengunci gelar dunia jauh sebelum seri terakhir.. Duel dengan Pedro Acosta telah lama dinantikan, dan akhirnya babak pertama terjadi di Thailand, sebelum keduanya benar-benar berbagi garasi Ducati pada 2027…

Bakal seru nih bagaimana rivalitas ini berkembang, walau di sisi lain manajemen Ducati harus bekerja ekstra keras menjaga keseimbangan tim agar semuanya tetap kondusif….
Dalam wawancara dengan Onda Cero, pembalap Spanyol itu kembali menegaskan bahwa dirinya sedang berada dalam fase terbaik setelah merebut gelar MotoGP 2025, yang dianggapnya sebagai yang terpenting dalam kariernya. Setelah empat tahun yang sulit, menyusul kecelakaan Jerez 2020, ketika ia tampak hampir mengucapkan selamat tinggal, ia telah kembali ke kejayaan.
“Orang-orang tidak bisa membayangkan betapa tenangnya saya. Ambisi saya masih sama, keinginan saya juga tidak berubah. Tapi satu hal yang pasti: saya tidak ingin pensiun, dan dulu banyak orang bilang saya tidak akan pernah menang lagi setelah cedera… nyatanya saya bisa menang lagi..”

Kini fokusnya tentu ada pada musim yang sedang berjalan, yang sejauh ini belum dimulai dengan keberuntungan… Penalti di balapan Sprint dan ban bocor di balapan panjang berarti akhir pekan yang harusnya bagus malah berantakan.. Tetapi duel dengan Pedro Acosta menunjukkan apa yang mungkin terjadi di masa depan (saat satu garasi dengan motor sama)…
“Saya mengerti kenapa banyak orang tertarik dengan duet saya dengan Acosta… Acosta adalah pemimpin generasi muda. Dia istimewa… Tapi rivalitas sejati biasanya lahir ketika dua pembalap bertarung sampai seri terakhir untuk memperebutkan gelar.. Saya berharap dapat bersaing dengan Pedro Acosta untuk lebih banyak balapan, karena dia adalah tolok ukur bagi generasi muda dan saya yakin dia akan menjadi salah satu pembalap yang membentuk era MotoGP”

Di tengah penantian soal perpanjangan kontrak dengan Ducati, banyak rumor menyebut tentang pensiunnya Marc Marquez. Pembalap asal Cervera, Spanyol itu tidak mengesampingkan kemungkinan itu akan segera terjadi… semuanya tergantung pada kondisi fisiknya (yang belum prima). Yang pasti adalah Marc tidak akan bisa menjauh dari paddock.
Ketika ditanya apakah suatu hari nanti ia ingin memiliki tim sendiri, jawabannya cukup jelas. Saat ini sudah ada contoh seperti Lucio Cecchinello dengan LCR dan Valentino Rossi dengan VR46.
“Di masa depan siapa yang tahu?. Cepat atau lambat saya akan pensiun dan kemudian saya akan memutuskan. Tetapi saya tahu bahwa MotoGP dan motor sudah menjadi bagian hidup saya, dan itu akan selalu begitu..”

Kalau melihat start musim ini, satu hal mulai terasa: era dominasi mudah ala Marquez mungkin sudah lewat. Sekarang lawannya makin muda, makin cepat, dan makin berani…Pedro Acosta salah satunya. Tapi justru di situ serunya MotoGP. Rivalitas baru mulai terbentuk, drama mulai terasa, dan fans akhirnya dapat tontonan yang benar-benar bikin deg-degan lagi.
Jadi ya… kalau duel Marquez vs Acosta terus berlanjut seperti di Buriram, siap-siap saja musim MotoGP 2026 bisa jadi salah satu musim paling seru dalam beberapa tahun terakhir.










