RiderTua.com – Peluncuran City Hatchback di Indonesia benar-benar sukses meski hanya dikenalkan secara virtual. Mobil baru dari Honda ini hadir sebagai penggantinya Jazz yang kini sudah tak diproduksi lagi. Setelah semuanya beres Honda mulai pasang target penjualan untuk City Hatchback. Targetnya memang tak terlalu jauh dari Jazz, yaitu sebesar 1.000 unit per bulan.
Baca juga: Honda City Hatchback RS Dirilis, Ini Keunggulannya
Honda Pasang Target Penjualan Untuk City Hatchback
Sejauh ini sudah ada dua mobil hatchback dari Honda di Indonesia, dan keduanya berupa varian untuk Civic dan City. Jazz sendiri sudah tak diproduksi lagi setelah City Hatchback dirilis. Sehingga hanya menyisakan dua model tersebut yang juga lumayan masih baru.
Nama City dan Civic memang sudah lama dikenal sebagai produk yang memiliki reputasi kuat di Tanah Air. Jadi tak heran kalau Honda Prospect Motor (HPM) pede dengan kehadiran City Hatchback. Mereka bahkan memasang target penjualan per bulan yang cukup tinggi, yaitu sebesar 1.000 unit.

Harga Diumumkan Bulan Depan
Mungkin target seperti ini lumayan tinggi untuk model yang masih terbilang baru di pasar, tapi sepertinya masih masuk akal. Pasalnya City Hatchback memiliki fitur yang lebih canggih ketimbang Jazz, meskipun harganya belum diumumkan untuk saat ini. Tapi kalau harganya tak beda jauh dengan Jazz, bisa dipastikan model ini bakal menjadi incaran konsumen nantinya.
Soal produksinya, HPM menyebut baru memulai produksi City Hatchback secara lokal mulai akhir bulan ini. Setelah itu, mereka baru mengirimkan unitnya ke konsumen yang sudah memesan, sekaligus mengumumkan harganya pada April nanti. Sepertinya inilah alasan kenapa Jazz dihentikan produksinya, karena HPM ingin memberi ruang lebih bagi mobil barunya tersebut.
Kedengarannya seperti target yang cukup ambisius bagi Honda, apalagi setelah mereka merilis tiga model baru sebulan sebelumnya. Dari Facelift untuk CR-V dan Odyssey sampai Brio RS Urbanite, ketiganya sudah mendapat banyak sambutan baik dari konsumennya. HPM ingin bangkit kembali setelah absen dari meluncurkan produk baru sepanjang tahun lalu.