Home MotoGP Enea Bastianini: Ceritanya Selalu Sama! Cepat di Hari Jumat Tapi Tidak di...

    Enea Bastianini: Ceritanya Selalu Sama! Cepat di Hari Jumat Tapi Tidak di Hari Sabtu

    Enea Bastianini - KTM
    Enea Bastianini

    RiderTua.com – Di posisi ke-11, Enea Bastianini nyaris saja lolos ke Q2 pada sesi pra kualifikasi hari Jumat di MotoGP Misano. Saat bertarung di Q1 Sabtu pagi, performa rider Tech3 KTM itu justru merosot dan hanya mampu mengamankan posisi ke-16 di grid start. Dalam sprint race Sabtu sore, dia hanya mampu memperbaiki posisinya satu tingkat yakni finis di posisi ke-15.

    Dalam race utama hari Minggu selama 27 lap, meskipun terbantu beberapa pembalap yang gagal finis, Bestia berhasil finis di posisi ke-8 tertinggal 18,585 detik di belakang pembalap pabrikan KTM Pedro Acosta yang finis ke-3. Acosta menunjukkan potensi sebenarnya dari RC16 dengan meraih podium dan mencatatkan waktu lap tercepat ke-2 dalam balapan. Tapi bagi Bastianini, hasil itu sulit dicapai karena posisi startnya yang kurang menguntungkan.

    Enea Bastianini: Ceritanya Selalu Sama! Cepat di Hari Jumat Tapi Tidak di Hari Sabtu

    Enea Bastianini
    Enea Bastianini

    Enea Bastianini mengatakan, “Ceritanya selalu sama. Kami tampil cepat pada hari Jumat dan semuanya terasa nyaman selama sesi latihan. Namun, kami sering mendapati bahwa kami tidak bisa mempertahankan performa tersebut saat sesi kualifikasi hari Sabtu maupun Sprint race.”

    “Saya bisa memberikan dampak besar menjelang akhir balapan, asalkan ban masih memberikan stabilitas yang cukup dan saya merasa percaya diri dengan motornya. Di awal balapan situasinya sulit karena bagian depan motor terasa kurang stabil. Semakin lama balapan berlangsung, saya semakin bisa memanfaatkan roda belakang saat memasuki tikungan. Hal itu sangat membantu saya,” imbuh rider asal Rimini yang rumahnya hanya berjarak beberapa kilometer dari sirkuit Misano itu.

    Bestia berharap dapat menjadikan balapan kandangnya di Misano sebagai acuan untuk sisa musim ini. “Ini adalah balapan yang berjalan paling baik bagi kami, dari awal hingga akhir. Itulah sebabnya saya yakin kami bisa mendapatkan lebih banyak data untuk dianalisis,” jelasnya.

    Enea Bastianini 2026
    Enea Bastianini

    Untuk masalah motornya, Bastianini mengaku sudah punya solusi yang mungkin bisa diterapkan. “Saya punya gambaran yang jelas tentang apa yang harus kami lakukan. Namun hal itu tidak mudah untuk diwujudkan. Rentang set-up motor yang efektif itu sangat sempit. Jika kami mencoba melampaui batas tersebut, hasilnya justru bisa menjadi bencana,” pungkas rider yang tahun depan pindah ke tim Trackhouse Aprilia itu.

    Pada race hari Minggu, Bastianini juga berhasil mencapai performa optimal. Dia mencatatkan waktu lap tercepat ke-6 dalam balapan, hanya kalah 0,03 detik dari pembalap Aprilia Jorge Martin.

    Dengan tambahan 8 poin, Bastianini memangkas selisih poinnya dengan Luca Marini (finis ke-9 dalam race hari Minggu) menjadi 4 poin dalam klasemen. Saat ini dia menempati peringkat 12 dengan perolehan 92 poin atau unggul 9 poin atas pembalap tim pabrikan KTM Brad Binder.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini