Home Formula 1 Kritik Pedas Fernando Alonso di GP Spanyol: Baterai Lebih Menentukan Kecepatan Dibanding...

Kritik Pedas Fernando Alonso di GP Spanyol: Baterai Lebih Menentukan Kecepatan Dibanding Keberanian Pembalap

Fernando Alonso - Aston Martin-Honda
Fernando Alonso - Aston Martin-Honda

RiderTua.com – Fernando Alonso melihat ada sesuatu yang tidak ideal dari cara mobil F1 generasi baru melewati Tikungan Monumental di Madring. Bagi pembalap Aston Martin itu, tikungan sebesar tersebut seharusnya menjadi tempat pembalap dengan keberanian dan keterampilan terbaik membuat perbedaan. Namun yang terjadi justru sebaliknya: tenaga baterai dinilai lebih menentukan kecepatan.

Alonso sendiri menikmati suasana di sirkuit baru Madrid. Dukungan penonton bahkan menjadi salah satu kejutan menyenangkan baginya. Namun di balik atmosfer positif tersebut, pembalap Aston Martin itu menyampaikan kritik tajam mengenai karakter mobil F1 saat ini.

Fernando Alonso Pertanyakan Peran Pembalap di Monumental

Alonso menilai sangat disayangkan ketika sebuah sirkuit seperti Madring memiliki tantangan berupa Tikungan Monumental, tetapi pengaruh pembalap justru menjadi sangat kecil.

Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan cara kerja MGU-K. Motor listrik itu menyediakan sekitar setengah dari total tenaga mobil, atau sekitar 500 hp. Pada bagian tertentu di Monumental, mobil dapat melaju flat out tanpa pengerahan MGU-K. Alonso bahkan menunjuk Michael Clayton, petugas pers Aston Martin, sebagai contoh.

Ia mengatakan Michael pun bisa mengendarai mobil melewati Tikungan 12 karena mobil dapat dilajukan tanpa pengerahan tenaga listrik pada bagian tersebut. Setelah itu, MGU-K kembali aktif secara tiba-tiba sehingga mobil mendapatkan tambahan kecepatan ketika keluar dari tikungan. Bagi Alonso, karakter seperti ini mengurangi salah satu elemen yang selama ini menjadi inti balap Formula 1.

Menurutnya, di tikungan seperti Monumental, pembalap paling berani seharusnya menjadi yang tercepat. Jika seorang pembalap memiliki keterampilan lebih baik, ia semestinya bisa membuat perbedaan melalui kemampuannya sendiri. Dan justru di sinilah Alonso melihat persoalan besar pada regulasi saat ini.

Fernando Alonso - Aston Martin-Honda
Fernando Alonso – Aston Martin-Honda

Alonso Sudah Bicara dengan Ben Sulayem

Kritik Alonso ternyata tak berhenti pada komentar mengenai karakter mobil. Ia mengonfirmasi telah berbicara dengan Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mengenai sejumlah aspek regulasi. Alonso juga mengatakan dirinya rutin berkomunikasi dengan Stefano Domenicali.

Pesannya cukup jelas: Formula 1 tak bisa terus berjalan dengan arah seperti sekarang. Alonso bahkan menegaskan bahwa F1 tak boleh menunggu hingga 2031 untuk kembali menghadirkan olahraga balap pada tingkat yang menurutnya sesuai.

Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu FIA dan pihak terkait melakukan segala sesuatu yang memungkinkan agar situasi seperti di Monumental dapat diperbaiki.

Alonso memberikan gambaran yang sangat spesifik. Menurutnya, di sebuah tikungan luar biasa seperti Monumental, Max Verstappen seharusnya bisa membuat perbedaan dibandingkan Michael Clayton. Namun saat ini, hal tersebut tak mungkin terjadi hanya karena pengaruh tenaga baterai.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa persoalan yang disoroti Alonso bukan sekadar performa Aston Martin. Ia mempertanyakan apakah regulasi saat ini masih memberikan ruang yang cukup bagi kemampuan pembalap untuk menjadi pembeda.

Baca: Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2026 – Madrid: Norris Curi Pole dari Antonelli

Aston Martin Kembali Gagal Lolos Q1

Masalah tersebut semakin terasa bagi Aston Martin sepanjang kualifikasi GP Spanyol. Alonso menempati posisi ke-17 pada kualifikasi, tetapi akan mengawali balapan dari posisi ke-16 setelah Carlos Sainz menerima penalti.

Di Madring, tenaga mesin memang tidak sepenting di Monza. Namun menurut Alonso, pengaruhnya ternyata tetap lebih besar daripada perkiraan awal.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Aston Martin tak memasang target untuk lolos dari Q1. Alonso sebenarnya melihat ada satu titik yang memungkinkan mereka mendapatkan lebih dari satu detik. Namun karakter trek dan mobil saat ini membuat keuntungan tersebut sulit dimanfaatkan.

Ia pun kecewa kembali tersingkir di Q1 setelah merasa telah melakukan putaran yang bagus di sebuah street circuit.

Fernando Alonso
Fernando Alonso

Pengalaman di Zandvoort menjadi pembanding yang menarik. Di sana, Aston Martin menjalani akhir pekan terbaik mereka dari sisi daya saing. Mereka bahkan mampu finis kesembilan pada hari Minggu meski memulai dari posisi ke-20 setelah kualifikasi.

Di Zandvoort, mereka tertinggal sekitar setengah detik dari Williams dalam kualifikasi. Di Madring, jaraknya hanya sekitar satu persepuluh detik. Masalahnya, Aston Martin masih membawa defisit ketika memasuki trek lurus. Alonso menegaskan bahwa mobil mereka sebenarnya sangat cepat ketika melibas tikungan.

Alonso Tetap Puas dengan Sambutan Penggemar

Di tengah kekecewaan terhadap hasil kualifikasi, Alonso tetap memberikan penilaian positif terhadap Madring dan atmosfer GP Spanyol.

Ia menganggap sirkuit tersebut bagus, meski seperti semua street circuit baru, pembalap membutuhkan banyak putaran untuk benar-benar mempelajarinya. Alonso juga memperkirakan Aston Martin akan lebih siap setelah balapan selesai dibandingkan kondisi mereka saat ini.

Namun secara pribadi, ia masih lebih menyukai sirkuit permanen. Alasannya sederhana: pembalap dapat memacu mobil hingga batas maksimal 100 persen. Di sirkuit jalan raya, pembalap harus menyisakan ruang karena kondisi trek bisa memberikan kejutan.

Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2026 - Madrid
Hasil Kualifikasi F1 GP Spanyol 2026 – Madrid

Untuk penyelenggaraan di Madrid, Alonso justru memberikan pujian. Ia menyebut Madrid sebagai salah satu kota terbaik di dunia dan terkesan dengan antusiasme penonton.

Salah satu pemandangan yang paling mengejutkannya adalah tribun yang dipenuhi penggemar Aston Martin dengan pakaian hijau, lengkap dengan bendera Spanyol dan Asturias. Mereka tetap datang memberikan energi dan optimisme meski mengetahui Aston Martin sedang tak kompetitif.

Bagi Alonso, dukungan tersebut menjadi kejutan yang menyenangkan. Dan di tengah kritiknya terhadap arah teknis F1, dukungan para penggemar di Madring menjadi sisi positif yang tetap ia apresiasi.

~ Monumental adalah: Tikungan Miring Terpanjang di F1, La Monumental adalah tikungan berbentuk setengah lingkaran sepanjang 550 meter dengan sudut kemiringan (banking) mencapai 24% (sekitar 13,5 derajat). Ini menjadikannya tikungan miring terpanjang di sepanjang kalender Formula 1 modern. ~

© ridertua.com

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini