Home Otomotif Harga Mobil BYD Masih Stabil Hingga Agustus 2026, Kecuali…

    Harga Mobil BYD Masih Stabil Hingga Agustus 2026, Kecuali…

    Penjualan Mobil listrik BYD M6
    BYD M6

    RiderTua.com – Dalam beberapa bulan terakhir, harga produk roda empat di Indonesia ada yang naik secara perlahan tiap bulannya. Tapi untuk produk dari merek asal China ini, hanya ada satu model yang naik harganya sejak bulan lalu, walau harganya tidak naik lagi di bulan ini.

    Daftar Isi

    Mobil yang Dijual di Indonesia Ada yang Naik Harganya?

    BYD sudah berjualan mobil selama lebih dari dua tahun di Indonesia, dan lini produk yang ditawarkannya cukup beragam. Tapi untuk sekarang mereka hanya menjual mobil listrik saja, meski performa penjualannya masih cukup bagus sampai sekarang, dengan lini produk yang ditawarkannya lebih beragam dari sebelumnya. Dari mobil murah Atto 1 sampai sedan Seal sudah ditawarkannya disini dengan harga yang bervariasi.

    BYD M6 2
    BYD M6 2

    Dalam beberapa bulan terakhir, mereka tidak sering melakukan penyesuaian harga mobilnya, kecuali dalam beberapa kesempatan seperti di bulan Juli. Dimana mereka sempat melakukan penyesuaian harga terhadap salah satu varian M6 EV, yang tidak lain berupa varian Standard. Awalnya model ini dibanderol Rp 383 juta, tapi sejak bulan lalu harganya menjadi Rp 395 juta, atau naik Rp 12 juta.

    Anehnya varian lainnya nggak ikut naik harganya, seperti varian Superior dan Superior Captain yang tetap dibanderol Rp 423 juta dan Rp 433 juta. Jadi hanya varian Standard yang memakai harga baru mulai Juli 2026 dan seterusnya di tahun ini, sementara dua varian lainnya masih dijual dengan harga lama. Setidaknya untuk sekarang, sebab siapa tahu BYD bisa menyesuaikan harga untuk varian Superior dan Superior Captain di waktu yang akan datang.

    BYD M6
    BYD M6

    Tetap Jadi Andalan

    Bahkan dengan varian Standard yang naik harganya, sebenarnya ini tidak terlalu berpengaruh besar pada penjualannya. Sebab biasanya varian lebih tingginya yang paling laris di pasarnya, entah itu Superior atau Superior Captain, konsumen Indonesia selalu mencari varian yang dibanderol lebih mahal. Tentu saja karena varian yang lebih mahal selalu menawarkan fitur lebih lengkap ketimbang varian terendahnya, meski harus mengeluarkan lebih banyak uang, ini sudah sepadan dengan kelengkapan fitur yang dimilikinya.

    Meski harganya naik, M6 EV masih menjadi salah satu andalannya di pasar MPV listrik di Indonesia sampai sekarang. Modelnya ini bisa menjegal sejumlah rivalnya di segmennya, seperti Aletra L8 EV yang sejauh ini masih menjadi rival sepadannya, dan ini belum termasuk model ramah lingkungan lainnya. Seperti Veloz HEV yang cukup laris terjual sampai sekarang, walau model ini bukan menjadi lawannya M6 EV maupun DM.

    BYD M6 DM Harmony Auto
    BYD M6 DM

    Laris Manis di Segmennya

    Tidak hanya M6 EV yang laris manis di pasarnya, M6 DM juga cukup laris terjual sejak diluncurkan sekitar tiga bulan lalu. Malah penjualannya sepanjang Juli 2026 mampu menggebrak dominasi grup Chery di pasar mobil PHEV, dengan lebih dari 1.000 unit terjual selama sebulan. Sementara model lainnya seperti Chery Tiggo 8 CSH hanya terjual ratusan unit, dan hasilnya ini entah mengapa menurun begitu saja.

    Kemungkinan kuat kehadiran M6 DM sudah membuat penjualannya menurun, padahal keduanya bukan jenis mobil yang sama. Tapi memang mobil seperti M6 banyak dicari konsumen Indonesia karena bisa memuat 7 penumpang di dalamnya, apalagi nama M6 sudah cukup dikenal oleh banyak orang. Tentu tidak mengherankan kalau M6 mampu mencuri perhatian konsumen sejak diluncurkan tahun 2024 lalu dan masih menjadi incaran banyak orang sampai sekarang.

    Mobil PHEV BYD M6 DM
    BYD M6 DM

    Sementara untuk model lainnya, BYD masih mengandalkan Atto 1 sebagai tulang punggung penjualan utamanya di Indonesia. Mobil mungil yang satu ini laris manis karena harganya yang jauh lebih terjangkau ketimbang model yang sudah dijualnya disini, meski penjualannya sempat nge-drop di bulan Mei akibat transisi ke produksi lokal. Tapi sebulan setelahnya Atto 1 mampu memulihkan penjualannya, dan kini modelnya bisa terjual lebih dari 2 ribu unit lagi, bahkan bisa tembus 4 ribu unit selama sebulan.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini