RiderTua.com – Penjualan mobilnya di Indonesia masih terbantu oleh dua mobil BEV-nya, yaitu Atto 1 dan M6 EV. Tapi ini tidak membuatnya berhenti memberikan potongan harga untuk salah satu mobilnya tersebut, dan ternyata rivalnya juga menghadirkan penawaran serupa untuk model BEV yang dijual disini.
▶Daftar Isi
M6 EV Dapat Diskon Gede Bulan Ini, Atto 1 Punya Promo Menarik
Boleh dibilang BYD menjadi merek mobil nomor satu di pasar BEV di Indonesia, karena lini produk yang ditawarkannya begitu lengkap. Dari hatchback Dolphin dan Atto 1, SUV Atto 3 dan Sealion 7, sedan Seal, sampai low MPV M6 EV sudah menjadi penyumbang penjualannya selama ini. Tidak heran kenapa mereka bisa mencetak hasil penjualan yang begitu memuaskan selama dua tahun terakhir, dan sebagian besar disumbang oleh M6 EV dan Atto 1.

Meski cukup laris terjual, mobil listrik keluarga ini tetap mendapat diskon, tentunya dengan potongan harga yang bervariasi dari tiap tenaga penjual. Salah satu tenaga penjual menawarkan M6 EV dengan potongan harga Rp 30 juta, dan ini cukup besar untuk MPV listrik seperti M6 mengingat modelnya cukup laris di pasarnya. Tapi siapa tahu ini diberikan untuk sisa unit yang tersisa setelah produksinya dimulai, dan mereka harus mengisinya lagi dengan unit rakitan lokal setelahnya.
Tapi ini bukan berarti Atto 1 nggak mendapat promo apapun, karena modelnya mendapat home charging gratis untuk pembelian varian standarnya. Meski tidak mendapat diskon layaknya M6 EV, setidaknya ini cukup untuk memberikan penawaran pembelian yang menarik bagi konsumennya. Terlebih harga Atto 1 sudah dianggap cukup terjangkau untuk hatchback mungil seperti ini.

Merek Lainnya Nggak Mau Kalah
Ternyata nggak hanya BYD yang memberikan promo pembelian untuk M6 EV dan Atto 1, karena merek lainnya juga menawarkan promo serupa. Seperti Wuling yang menghadirkan gratis pemasangan daya di rumah alias wall charging untuk pembelian mobil listriknya, baik itu Air EV, Darion-Eksion, maupun Aira EV yang baru dirilis. Tapi untuk diskon belum tersedia untuk semua lini elektrifikasi mobilnya, bahkan termasuk mobil PHEV-nya.
Aira EV sendiri masih menawarkan promo harga spesial bagi konsumen yang ingin membeli mobil ini dengan harga kurang dari Rp 200 juta. Sebagai mobil termurahnya Wuling di Indonesia, Aira EV menjadi daya tarik baru bagi konsumen yang mencari mobil listrik berukuran sedikit lebih besar dari Air EV tapi harganya lebih terjangkau. Hasilnya, mereka sukses menghadirkan mobil murah yang mendapat sambutan baik dari konsumennya.

Grup Chery dan Model BEV-nya
Sementara Jaecoo tidak memberi diskon apapun untuk satu-satunya mobil listrik yang dijualnya, yaitu J5 EV. Belakangan ini, performa penjualan J5 EV masih cukup bagus meski kini hasilnya sudah disalip oleh BYD Atto 1 yang kembali merebut keunggulan dari SUV listrik tersebut. Jelas menghadapi model seperti Atto 1 bukan perkara mudah, apalagi kalau modelnya dibanderol lebih murah.
Chery sendiri tidak memberikan diskon untuk mobil BEV-nya, kecuali model Omoda yang mendapat subsidi Rp 5 juta untuk pembelian secara kredit. Sejauh ini baru Omoda E5 yang dijual disini, sementara O4 masih menunggu waktu untuk dijual di pasarnya. Chery sendiri menjual beberapa model BEV lainnya dari sub-brand yang dipegang, tapi dari produknya sendiri baru terbatas pada mobil PHEV.

Berbeda dengan pasar PHEV yang didominasi oleh produknya grup Chery, di pasar BEV mereka benar-benar tidak dibuat berkutik oleh BYD. Memang J5 EV masih memimpin pasarnya hingga bulan Agustus dengan total penjualan yang didapatnya, tapi Atto 1 bisa saja menyalipnya dengan performa penjualannya yang sudah pulih sepenuhnya. Ini jelas bisa menjadi ancaman serius bagi dominasinya, karena Atto 1 berpeluang mempertahankan gelar BEV terlaris di Indonesia untuk tahun 2026.
Sementara merek lainnya seperti Wuling hingga Geely sudah tidak bisa mengejar Atto 1 dan J5 EV yang terjual lebih dari ribuan unit per bulan.












