Home MotoGP HRC Bikin ‘Akademi Balap Honda’ untuk Cari Calon Bintang MotoGP Mulai 2027

    HRC Bikin ‘Akademi Balap Honda’ untuk Cari Calon Bintang MotoGP Mulai 2027

    Diogo Moreira - HRC
    Diogo Moreira - HRC

    RiderTua.com – Honda Racing Corporation (HRC) mulai berburu bintang MotoGP dari usia muda, lewat program baru yang bakal dimulai pada 2027.. Honda nggak mau lagi cuma duduk manis nungguin munculnya pembalap hebat berikutnya. Mulai 2027, Honda bakal ngebuka program baru yang dirancang khusus buat nyari, ngebina, sekaligus ngebantu pembiayaan talenta muda sejak mereka masih di tahap awal kariernya.

    Daftar Isi

    Honda Siapkan Jalur Baru Menuju MotoGP, Talenta Muda Mulai Dibina Sejak Moto4

    Program bernama Honda Racing School & Scholarship ini bukan sekadar sekolah balap. Honda ingin membangun jalur pengembangan yang lebih terstruktur agar pembalap muda bisa mendapatkan pengalaman balap internasional sejak usia belia dan secara bertahap menapaki jenjang menuju kelas-kelas tertinggi, termasuk MotoGP.

    Langkah tersebut jadi bagian dari perubahan cara pembalap muda menuju level dunia. Jika sebelumnya jalur menuju MotoGP lebih banyak berangkat dari kejuaraan domestik, kini pengalaman serta hasil di ajang internasional sejak usia muda semakin penting.

    Moto4
    Moto4

    Honda Ingin Membangun Pembalap, Bukan Sekadar Menemukannya

    HRC menjelaskan bahwa lingkungan pengembangan pembalap telah berubah cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

    Jalur yang semakin umum kini dimulai dari Moto4. Kategori tersebut jadi pintu masuk bagi pembalap muda di berbagai ajang internasional, termasuk Idemitsu Moto4 Asia Cup untuk pembalap berusia 14 tahun ke atas.

    Dari sana, pembalap bisa mengumpulkan pengalaman dan hasil sebelum melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi. Salah satu tahap berikutnya adalah FIM Moto3 Junior World Championship di Eropa, kemudian Moto3 dan Moto2 dalam Kejuaraan Dunia FIM.

    Jika mampu meraih hasil di setiap tingkatan tersebut, perjalanan itu pada akhirnya dapat membawa seorang pembalap menuju MotoGP.

    Karena itulah Honda Racing School & Scholarship dirancang bukan sebagai program yang berdiri sendiri. HRC ingin menciptakan sebuah jalur pertumbuhan yang menghubungkan satu tahap dengan tahap berikutnya.

    HRC
    HRC

    Talenta jadi titik awalnya. Namun setelah itu, pembalap membutuhkan persiapan teknis, pengalaman di lintasan, serta kesempatan berkompetisi di lingkungan dengan standar internasional.

    Program Baru Honda Berpusat di Eropa

    Menariknya, HRC akan memusatkan program baru tersebut pada kompetisi di Eropa… Honda akan memberikan kesempatan kepada pembalap muda untuk mendapatkan pengalaman balap internasional ketika mereka masih berada di usia remaja. Untuk mendukung proses tersebut, HRC juga akan membentuk sistem beasiswa yang menanggung sebagian biaya keikutsertaan dalam kompetisi Moto4 dan Moto3 Junior.

    Dengan begitu, faktor biaya diharapkan tak menjadi satu-satunya penghalang bagi talenta muda untuk mendapatkan pengalaman di level internasional.

    Program ini juga akan dilengkapi dengan kegiatan pelatihan atau training camp di Eropa. Artinya, pengembangan pembalap tak hanya berfokus pada hasil ketika berada di lintasan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemampuan mereka secara bertahap melalui lingkungan pembinaan yang disiapkan Honda.

    Bagi Honda, proses tersebut merupakan investasi jangka panjang.. Pembalap yang suatu hari tampil di kelas tertinggi tak selalu harus ditemukan ketika namanya sudah dikenal. Justru, program ini menunjukkan upaya Honda untuk masuk lebih awal dalam proses pembentukan seorang pembalap.

    Honda Sudah Memiliki Pengalaman dari HRS

    Sebenarnya, gagasan pengembangan pembalap muda bukan sesuatu yang benar-benar baru bagi Honda.. Honda Racing School Suzuka (HRS) memiliki sejarah panjang. Program tersebut bermula pada 1992 dengan dibukanya Suzuka Circuit Racing School Junior atau SRS-J, yang kini jadi kelas Moto.

    Setahun kemudian, Honda membuka Suzuka Circuit Racing School Kart, sementara kelas Formula menyusul pada 1995.

    Sekolah tersebut kemudian berkembang jadi lembaga pendidikan yang tak hanya membina pembalap sepeda motor, tetapi juga pembalap mobil yang ingin berkompetisi di kategori tertinggi dunia.

    Pada 2022, sekolah tersebut berganti nama jadi Honda Racing School Suzuka. Pembalap dan pengemudi yang aktif di Jepang maupun kompetisi internasional turut jadi instruktur dan memberikan pelatihan.

    HRS juga terus memperluas kategori pengembangan yang dapat diikuti para lulusannya seiring perjalanan karier mereka… Kini, pengalaman tersebut akan dibawa ke cakupan yang lebih luas melalui Honda Racing School & Scholarship.

    Mario Aji
    Mario Aji

    Pengalaman di Asia Menjadi Bagian Penting

    Selain HRS yang berbasis di Jepang, HRC juga telah menjalankan program pengembangan pembalap berbasis balapan di Asia.

    Salah satu jalurnya melalui ajang seperti Idemitsu Moto4 Asia Cup. Program tersebut telah menghasilkan pembalap yang kemudian melanjutkan karier ke kejuaraan dunia.

    Honda menyebut Somkiat Chantra sebagai salah satu contohnya. Pembalap tersebut pernah berkompetisi di MotoGP pada 2025 dan kini berlaga di FIM Superbike World Championship.

    Ada pula Mario Aji yang saat ini berkompetisi di Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia… Pengalaman dari program-program tersebut jadi dasar bagi HRC untuk mengembangkan sistem baru yang lebih terintegrasi.

    Karena itulah Honda menempatkan Honda Racing School & Scholarship sebagai bagian penting dari aktivitas pengembangan pembalapnya. Targetnya bukan hanya menghasilkan pembalap yang mampu berkompetisi di satu kategori, tetapi mempercepat proses munculnya generasi baru yang siap bersaing di panggung dunia.

    Somkiat Chantra - MotoGP
    Somkiat Chantra – MotoGP

    Perburuan Generasi Berikutnya Dimulai Lebih Awal

    Langkah Honda ini datang bersamaan dengan persiapan MotoGP memasuki era teknis baru pada 2027. Namun di balik perubahan besar yang akan terlihat di kelas utama, Honda juga mulai mengerjakan sesuatu yang hasilnya baru mungkin terlihat beberapa tahun kemudian.

    Perburuan pembalap masa depan memang tak selalu dimulai dari MotoGP… Justru, talenta yang kelak jadi bintang bisa saja saat ini masih berada di Moto4, mengikuti balapan pertamanya di ajang internasional, atau sedang berusaha mendapatkan hasil yang cukup untuk naik ke tingkat berikutnya.

    Honda kini ingin berada lebih dekat dengan proses tersebut.. Melalui Honda Racing School & Scholarship, HRC akan mencari dan mengembangkan talenta sejak usia muda, memberikan pengalaman balap internasional, menyediakan pelatihan, serta membantu sebagian biaya kompetisi di tahap awal.

    Jalur ini nantinya diarahkan ke Moto3 Junior, Moto3, Moto2, sampai ngebuka peluang tembus ke MotoGP.. Dengan kata lain, Honda emang nggak mau cuma nunggu talenta besar berikutnya muncul gitu aja. Mulai 2027, mereka pengen ikut ngebentuk perjalanan si calon bintang dari nol..!

    Bisa jadi, pembalap yang suatu hari nanti bakal jadi sosok penting di MotoGP malah belum dikenal sama siapa-siapa saat ini. Langkah yang lagi diambil Honda sekarang adalah mastiin mereka punya jalur buat menemukan calon bintang itu lebih awal.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini