RiderTua.com – Pedro Acosta menjadi salah satu ‘korban’ dari beberapa pembalap yang crash di awal balapan akhir pekan di Silverstone. Rider Red Bull KTM itu dua kali mengalami crash dalam 1 hari, yakni sekali di FP1 dan sekali di sesi pra kualifikasi. Jelas insiden ini sangat merugikannya, karena dia tidak punya kesempatan lagi untuk melakukan time attack berikutnya.
“Kami harus merasa puas, karena kami berhasil langsung lolos ke Q2. Apalagi karena karakter sirkuit ini sebenarnya tidak terlalu cocok dengan gaya balap saya maupun motor kami. Kami tahu hal itu dari pengalaman sebelumnya, namun kami tetap mampu menunjukkan pace yang bagus. Selisih waktunya juga tidak terlalu besar. Jadi menurutku, gap ini seharusnya membuat kami tetap optimistis. Saya yakin, kalau semuanya berjalan lancar dan kami tidak melakukan kesalahan maka kami bisa bersaing untuk meraih podium,” jelas rider berjuluk Hiu Mazarron itu.
Pedro Acosta Dua Kali Crash: Kami Puas Berada di P7, Karena Sirkuit Ini Tidak Cocok dengan RC16 Maupun Gaya Balap Saya

Setelah sempat menempati posisi ke-3 di FP1 Jumat pagi di Silverstone, Pedro Acosta justru merosot ke posisi ke-10 pada sesi pra kualifikasi Jumat sore. Dia tertinggal 1,083 detik dari pembalap tercepat sekaligus pencetak rekor lap Silverstone yang baru Marco Bezzecchi (Aprilia). Dan juara dunia Moto2 2023 itu adalah satu-satunya pembalap KTM yang langsung lolos ke Q2 untuk hari Sabtu. Enea Bastianini berada di posisi ke-11, Brad Binder ke-18, dan Pol Espargaro yang menggantikan Maverick Vinales yang cedera berada di posisi ke-21.
Apa penyebab crash yang dialaminya di Jumat sore? Sambil mengangkat bahu, Acosta berkata, “Saat kejadian itu, saya merasakan adanya getaran (chattering) pada motor. Kami masih menyelidiki dari mana asal getaran itu. Tidak ada masalah lain pada mesin motor. Bahkan dugaan awal bahwa KTM akan mengalami kekurangan performa di trek cepat, juga tidak terlihat di Silverstone.”

Meskipun di atas kertas KTM RC16 kesulitan di Silverstone, namun Pol Espargaro berhasil membukukan top speed 341,7 km/jam pada hari Jumat. Sementara Enea Bastianini berada di posisi ke-4 bahkan mengungguli Ducati Desmosedici GP.












