RiderTua.com – Kurang dari 1 bulan pasca crash di di Sachsenring, Marco Bezzecchi siap kembali balapan di MotoGP Inggris akhir pekan ini. Namun sayangnya rider tim pabrikan Aprilia harus kehilangan posisinya sebagai pemimpin klasemen setelah 2 kali DNF (Balaton Park dan Assen), 1 kali dilarang balapan (Brno), dan 1 kali absen karena cedera (Sachsenring) dalam 4 grand prix terakhir sebelum libur musim panas.
Memasuki paruh kedua musim, Bezzecchi turun ke peringkat 4 dengan perolehan 186 poin atau hanya tertinggal 4 poin dari Marc Marquez yang berada di peringkat 3 dan terpaut 22 poin dari pemimpin klasemen yang baru sekaligus rekan setimnya Jorge Martin. Dengan 11 seri yang masih tersisa, rider berusia 27 tahun itu bertekad untuk mengejar ketertinggalan dan tentu tidak bisa dicoret dari daftar kandidat juara dunia musim ini.
Marco Bezzecchi: Kondisi Fisik Saya Belum Fit 100 Persen Tapi Saya Siap Gas Pol!

Dalam konferensi pers menjelang balapan di Siilverstone, Marco Bezzecchi mengatakan, “Saya sangat senang bisa kembali balapan. Sambutan yang diberikan sungguh luar biasa. Liburan musim panas saya tidak berjalan seperti yang saya inginkan. Bagi saya, waktu saya sepenuhnya habis untuk latihan dan pemulihan. Selain bahu, lutut kiri saya yang cedera juga membutuhkan banyak penanganan. Satu hal yang pasti, kondisi fisik saya belum fit 100 persen tapi saya siap balapan di sini!”
Tahun lalu, Bezzecchi berhasil merayakan kemenangan pertamanya untuk Aprilia di GP Inggris. “Saya memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan sirkuit ini. Tentu saja, karena kemenangan tahun lalu. Namun hal itu tidak membuat segalanya menjadi lebih mudah, karena semata-mata hanya fokus pada ‘performa’ bukanlah realistis. Pertama, saya harus mengukur seberapa nyaman saya saat mengendarai motor. Jika saya merasa nyaman, barulah saya akan berusaha semaksimal mungkin,” jelas rider asal Rimini Italia itu.

Rider berjuluk Simply The Bezz itu melanjutkan, “Musim ini dimulai dengan sangat kuat, namun belakangan ini situasinya justru kurang positif. Pada umumnya, kita selalu lebih banyak belajar dari masa-masa sulit. Dalam situasi seperti ini, tim yang solid sangatlah penting dan itulah yang saya miliki. Kami memiliki ikatan erat yang sangat membantu saya. Bersama-sama, kami akan berjuang sekuat tenaga hingga akhir tahun. Itulah pendekatan kami.”
Soal persaingan dalam perebutan juara dunia musim ini, MarcoBezz mengatakan, “Menurut saya, situasi di mana sekelompok besar pembalap bersaing memperebutkan posisi teratas akan terus berlanjut untuk sementara waktu. Namun saya juga yakin bahwa saya akan menjadi salah satu dari mereka.”













