Home MotoGP Alex Marquez: Musim Ini Sangat Unik, Semua Pembalap Teratas Kesulitan Menjaga Konsistensi

    Alex Marquez: Musim Ini Sangat Unik, Semua Pembalap Teratas Kesulitan Menjaga Konsistensi

    Alex Marquez
    Alex Marquez

    RiderTua.com – Tahun lalu, Alex Marquez seperti berperan sebagai ‘pengawal’ bagi kakaknya Marc Marquez. Mereka sering sekali finis di posisi 1 dan 2 dalam banyak balapan. Saat Marc menjadi juara dunia, Alex menjadi runner-upnya. Tapi musim ini tak lagi sama. Sejak awal musim, performa rider Gresini Ducati itu justru tersendat. Di paruh pertama musim atau setelah berjalan 11 seri, Alex baru mengumpulkan 87 poin dan menempati peringkat 8 dalam klasemen.

    Penyebabnya, cedera! Alex mengalami cedera yang sangat serius usai crash di Catalunya pada pertengahan Mei lalu, yang membuatnya harus absen di 3 seri berikutnya. Dia melakukan comeback di Assen dan mampu finis di posisi ke-5.

    Alex Marquez: Musim Ini Sangat Unik, Semua Pembalap Teratas Kesulitan Menjaga Konsistensi

    Alex Marquez
    Alex Marquez

    Alex Marquez mengatakan, “Tahun ini saya tidak membutuhkan liburan untuk beristirahat, tapi untuk memperkuat kondisi fisik. Saya sudah menjalani masa pemulihan setelah balapan di Catalunya. Libur musim panas memberi saya waktu sekitar 3,5 pekan untuk mengembalikan kondisi fisik setelah cedera kedua. Seluruh waktu itu saya gunakan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi paruh kedua musim. Saya rasa kondisi saya sekarang sudah mencapai 90 atau 95 persen. Saat balapan berikutnya di Aragon nanti, seharusnya saya sudah fit 100 persen.”

    Menjelang GP Inggris akhir pekan ini, Alex tertinggal 121 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin. “Selisih 121 poin di pertengahan musim memang selisih yang terlalu jauh untuk memikirkan gelar dunia. Tetapi musim ini unik, karena semua pembalap teratas kesulitan menjaga konsistensi. Segalanya masih mungkin terjadi. Tugas saya sederhana, berusaha tampil sebaik mungkin di setiap balapan dan kembali konsisten. Saya bisa membalap dengan lebih lepas. Yang utama, saya harus memastikan kondisi fisik kembali prima, kemudian bertarung untuk memperebutkan kemenangan serta menikmati musim ini hingga seri terakhir,” ujar rider berusia 30 tahun itu.

    Alex Marquez
    Alex Marquez

    Ada yang unik dari MotoGP Inggris yang digelar di Silverstone. Selama 11 tahun terakhir, tercatat ada 11 pembalap berbeda yang berhasil memenangkan balapan. Di antaranya Marco Bezzecchi, Enea Bastianini, Pecco Bagnaia, Fanio Quartararo, Alex Rins, Maverick Vinales, sementara Marc Marquez yang notabene merupakan juara dunia MotoGP 7 kali sejauh ini hanya mampu mencatatkan 1 kemenangan di sana.

    Alex Marquez mengatakan, “Silverstone adalah sirkuit yang sangat unik dalam banyak hal, terutama karena kondisi lintasannya selalu berubah-ubah. Pada 2025, saya jelas menjadi yang tercepat dalam sprint race (menang) tapi dalam race utama saya sama sekali tidak punya peluang (finis ke-5).”

    “Catatan waktu pada hari Minggu lebih lambat 2 detik dibandingkan hari Sabtu. Suhu dan angin selalu memberikan pengaruh besar, karena lintasan ini sangat panjang dan punya layout atau tata letak yang unik. Akibatnya, setelan motor yang ideal juga terus berubah. Itulah yang membuat Silverstone sangat sulit diprediksi,” pungkas rider yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Red Bull KTM itu bersama Fabio Di Giannantonio.

    Klasemen Usai Race MotoGP Jerman 2026
    Klasemen Usai Race MotoGP Jerman 2026

    Silverstone memiliki panjang 5,891 km sekaligus merupakan trek terpanjang dalam kalender MotoGP, dengan kecepatan rata-rata per lap lebih dari 180 km/jam. Hanya sirkuit Phillip Island dan Buriram, yang treknya jauh lebih pendek, yang memiliki kecepatan rata-rata lebih tinggi.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini