Home MotoGP Pirelli Bantah Kembangkan Ban Khusus untuk Marc Marquez

    Pirelli Bantah Kembangkan Ban Khusus untuk Marc Marquez

    Marc Marquez - Pirelli
    Marc Marquez - Pirelli

    RiderTua.com – Mulai 2027 Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok tunggal ban di MotoGP. Pabrikan ban asal Italia itu datang ketika regulasi di kelas utama mengalami perubahan dengan motor 850cc, aerodinamika dibatasi, dan pelarangan penggunaan ride height device atau perangkat peninggi kendaraan.

    Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan adalah siapa sih yang sebenarnya membayar untuk alokasi ban ini, berapa biayanya, dan apa kontribusi pabrikan ban pada MotoGP? Dulu, MotoGP dikenal sebagai kejuaraan dunia yang sangat tertutup kalau membahas soal keuangan. Tapi dengan pemilik yang baru (Liberty Media), kini MotoGP lebih transparan soal itu.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini ๐Ÿ‘‡ Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Pirelli Bantah Kembangkan Ban Khusus untuk Marc Marquez

    Menurut Giorgio Barbier (Direktur Balap Motor Pirelli), sistem pemasok tunggal ban melibatkan berbagai kesepakatan finansial antara produsen ban, promotor (penyelenggara kejuaraan), dan tim-tim di MotoGP.ย Apakah Pirelli membayar MotoGP untuk menjadi pemasok atau apakah MotoGP yang justru membayar mereka untuk menjadi pemasok ban tunggal?

    Marc Marquez 2
    Marc Marquez

    “Selalu seperti itu. Di semua kompetisi balap motor maupun Formula 1, produsen ban yang membayar promotor. Produsen bisa mengatakan, ‘saya menjadi pemasok tunggal di MotoGP dan saya membayar biaya misalnya 6 juta Euro. Tetapi setelah itu, saya juga bilang bahwa biaya produksi seluruh ban mencapai 36 juta Euro. Nah, biaya yang 36 juta itulah yang promotor bayar,” jelas Barbier.

    Menurut Barbier, nilai kerjasama tersebut bergantung pada hasil negosiasi antara kedua belah pihak. Karena selain biaya lisensi, masih ada berbagai pengeluaran besar lainnya seperti biaya produksi, pengiriman, logistik, gaji dan biaya perjalanan staf, operasional di setiap grand prix, dan juga operasional di pabrik itu sendiri. “Biaya lisensi hanyalah satu bagian saja. Kemudian masih ada biaya tambahan yang juga sangat penting. Mulai di pabrik, proses produksinya, hingga operasional lainnya. Semua itu menjadi bagian dari negosiasi dengan promotor,” jelas Barbier.

    Apakah tim menerima ban secara gratis atau apakah mereka harus menanggung sebagian biaya? “Tidak. Tim di MotoGP saat ini tidak membayar ban yang mereka gunakan. Di MotoGP tidak ada aturan seperti itu. Tapi di Moto3, Moto2, dan juga di WSBK tim-tim harus membeli ban dari pemasok resmi,” jawab Barbier.

    Pirelli tidak boleh menjual ban khusus MotoGP kepada masyarakat umum. Jadi, mereka juga dilarang mengungkap berapa harga ban MotoGP. Alasannya, MotoGP mengharuskan ban tersebut menjadi ‘produk eksklusif’, sehingga tidak ada tim yang bisa membeli ban yang sama untuk melakukan tes pribadi di luar jadwal tes resmi.

    Meski begitu, Barbier mengungkapkan harga kisarannya. Sebagai perbandingan, ban belakang balap Pirelli seperti Diablo Superbike yang digunakan di kelas balap lain harganya sekitar 300 euro atatu mencapai Rp 6,14 miliar.

    Marc Marquez 3
    Marc Marquez

    “Ban prototipe MotoGP dibuat menggunakan mesin dan di pabrik yang sama tempat kami membuat ban tersebut. Yang berbeda hanyanya material yang digunakan dan beberapa bagian dari proses produksinya. Oleh karena itu, biayanya tidak akan jauh berbeda,” jelas Barbier.

    Perubahan peraturan di MotoGP mulai 2027 akan menjadi salah satu tantangan terbesar Pirelli. Perubahan tersebut membuat Pirelli harus merancang ban yang benar-benar baru agar sesuai dengan karakter motor generasi baru. Pirelli sendiri sudah beberapa kali mengirimkan sample ban kepada para pabrikan agar pengembangan bisa dimulai lebih awal. Tujuan utama mereka adalah menemukan konstruksi ban (karkas) yang paling sesuai dengan motor 850cc yang baru, sekaligus mengembangkan berbagai pilihan kompon ban sesuai dengan kebutuhan semua pabrikan.

    “Fakta bahwa semua ban yang kami kirimkan benar-benar digunakan ini menunjukkan bahwa para pabrikan bisa bekerja dengan ban tersebut. Tidak ada satu pun yang mengatakan, ‘ban ini tidak digunakan atau tidak berfungsi’,” tegas Barbier.

    Sebagai juara dunia 9 kali, Marc Marquez adalah salah satu pembalap yang diharapkan memberikan masukan soal ban baru Pirelli. Pengalaman serta komentarnya akan sangat berharga untuk para insinyur Pirelli dalam menyempurnakan pengembangan ban.

    Meski begitu, Barbier membantah bahwa Pirelli membuat ban khusus yang disesuaikan dengan gaya balap Marc Marquez. “Kami tidak ingin mengembangkan ‘ban Marquez’. Itu tidak sesuai dengan cara kerja atau filosofi kami. Kami sudah punya pengalaman selama 20 tahun di Superbike. Memang benar bahwa para pembalap yang dapat memberi kami lebih banyak data dan masukan teknis terbaik, akan lebih kami perhatikan. Tetapi tujuan kami tetap sama yakni membuat ban yang setara dan cocok untuk semua pembalap,” tegasnya.

    Giorgio Barbier
    Giorgio Barbier

    Tahun depan, pembalap yang diuntungkan adalah Nicolo Bulega dan Toprak Razgatlioglu yang sudah punya pengalaman selama bertahun-tahun dengan Pirelli saat balapan di WSBK. “Dari sisi rasa percaya diri terhadap ban, ini merupakan keuntungan yang sangat besar. Mereka akan kembali merasakan kembali karakter khas ban Pirelli yang sudah sangat dikenalnya,” ujar Barbier.

    Barbier juga menjelaskan bahwaย pembalap yang menguji ban lebih awal, dapat membantu pabrikan mereka menyesuaikan motor dengan karakter ban baru tersebut. “Jika menguji ban Pirelli lebih awal, kita dapat memberikan pengaruh pada pengembangan motor, meskipun bukan pengembangan bannya. Itu merupakan keuntungan besar karena kedua elemen tersebut saling berkaitan,” pungkasnya.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini ๐Ÿ‘‡ Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini