RiderTua.com – Jorge Martin menanggapi kritik yang diterimanya atas kepindahannya ke tim Monster Energy Yamaha untuk 2027. Menurutnya, apapun yang sudah diputuskannya merupakan langkah terbaik yang dipilihnya.
“Semua keputusan yang saya buat, saya ambil karena saya yakin itu yang terbaik untuk saya dan keluarga. Sekarang semua orang mengatakan itu adalah kesalahan. Yah, kita lihat saja nanti hasilnya. Dulu saat bertama kali menandatangani kontrak dengan Ducati dan Aprilia, semua orang memprediksi saya akan kesulitan dan mengalami kegagalan. Namun yang terjadi, saya justru mampu bertarung untuk memperebutkan gelar dunia di dua pabrikan tersebut,” tegas rider yang saat ini memimpin klasemen itu.
Jorge Martin: Pindah ke Yamaha Sebuah Kesalahan? Saya Yakin Itu yang Terbaik untuk Saya

Dengan RS-GP yang saat ini menjadi kompetitor utama Desmosedici GP, Jorge Martin memiliki ‘senjata’ yang ampuh untuk melawan sang juara bertahan Marc Marquez musim ini. Jika dibandingkan dengan duel sebelumnya melawan Pecco Bagnaia dalam perebutan gelar, apakah ada perbedaan mencolok saat melawan Marquez musim ini?
Martin menjelaskan, “Sudah jelas bahwa Marc, jika bukan yang terbaik, bersama Valentino Rossi termasuk salah satu pembalap terbaik dalam sejarah. Tantangan untuk bisa mengalahkan atau memiliki kesempatan untuk mengalahkan salah satu pembalap terbaik dalam sejarah, sungguh luar biasa.”
“Saya senang bertarung melawan siapa saja. Tetapi jelas, bertarung melawan Marc adalah sesuatu yang istimewa. Semoga kami berdua bisa berada dalam kondisi fit 100 persen dan melihat apakah suatu hari nanti kami bisa duel langsung di lap-lap terakhir,” imbuh juara dunia MotoGP 2024 itu.

BTW, Martin mengaku punya kebiasaan setiap hari membaca Alkitab yang selalu disimpannya dalam sebuah stoples kaca di motorhome miliknya. Rider asal Madrid Spanyol itu juga mengungkapkan bahwa kini dia mulai bisa mengatasi trauma pasca crash di Qatar.
“Belakangan ini saya mulai bisa melihat kembali crash di Qatar tanpa merasakan apa pun, yang menurut saya merupakan sebuah kemajuan,” pungkas Martinator yang saat ini unggul hanya 14 poin atas Ai Ogura (peringat 2) dan 18 poin atas Marc Marquez (peringkat 3) dalam klasemen.












