RiderTua.com – Penjualan di pasar mobil HEV di Indonesia masih cukup bagus, dengan total 42 ribu unit terjual hingga bulan lalu. Kijang Innova Zenix HEV masih mendominasi, tapi masih tetap dikejar Veloz HEV yang makin laris terjual di segmen LMPV.
Innova Zenix dan Veloz HEV Saling Bersaing
Toyota tetap mendominasi pasar mobil hybrid di Indonesia, meski ada empat model yang masuk ke dalam daftar penjualan semester pertama 2026. Tapi dengan Kijang Innova Zenix HEV yang menjadi model terlaris selama periode tersebut, sudah tidak bisa dipungkiri kalau mereka menjadi rajanya mobil HEV disini. Bahkan Innova Zenix HEV sudah tidak terkalahkan lagi, setidaknya kalau Veloz HEV belum bisa mengejar penjualannya.

Kijang Innova Zenix HEV terjual sebanyak 13 ribu unit, sementara Veloz HEV 11 ribu unit, jadi selisihnya hanya sekitar 2 ribu unit saja. Tetap saja, dengan selisih yang tipis ini, Veloz HEV bisa saja mengejar penjualan model medium MPV tersebut setelah melewati paruh pertama tahun 2026. Asalkan performa penjualannya bisa tetap stabil hingga akhir tahun, siapa tahu Veloz bisa merebut tahta mobil hybrid terlaris di Indonesia dari Innova Zenix.
Ternyata duo MPV hybrid ini menjadi dua model yang terjual lebih dari 10 ribu unit, sisanya nggak bisa melebihi angka 5 ribu unit. Seperti Suzuki XL7 Hybrid yang terjual sekitar 4 ribu unit, dan kalau dibandingkan dengan Veloz HEV, selisihnya sudah sangat jauh hingga sekitar 7 ribu unit. Kalau sudah begini, XL7 sudah tidak bisa mengejar Veloz yang terjual lebih dari 10 ribu unit.
- Toyota Innova Zenix HEV: 13.279 unit
- Toyota Veloz HEV: 11.147 unit
- Suzuki XL-7 Hybrid: 4.293 unit
- Honda HR-V e:HEV: 2.792 unit
- Suzuki Fronx: 2.183 unit
- Toyota Yaris Cross HEV: 1.590 unit
- Chery Tiggo Cross CSH: 1.441 unit
- Toyota Alphard HEV: 1.256 unit
- Hyundai Palisade Hybrid: 566 unit
- Suzuki Grand Vitara Hybrid: 505 unit
- Daihatsu Rocky Hybrid: 430 unit
- Chery Omoda C5 CSH: 419 unit
- Hyundai Santa Fe Hybrid: 413 unit
- Honda Step WGN RS e:HEV: 245 unit
- BAIC BJ30 HEV: 214 unit

Merek Mobil Luar Jepang
Tidak seperti dulu, pasar mobil hybrid kini lebih beragam karena ada merek luar Jepang yang masuk dalam daftar penjualan. Seperti Hyundai Palisade dan Santa Fe Hybrid dengan ratusan unit terjual, dan kebetulan keduanya berupa mobil SUV mewah dan menengah ke atas yang menjadi andalan di segmennya masing-masing. Meski hanya dua model yang masuk ke dalam peringkat 15 besar, setidaknya ini bisa menyumbang hasil penjualan mobil ramah lingkungannya.
Ada juga merek asal China yang juga masuk dalam daftar, tapi hanya ada tiga model, yaitu Chery Tiggo Cross dan Omoda C5 CSH serta BAIC BJ30 HEV. Untuk BJ30 HEV memang modelnya tidak lagi tergolong sebagai mobil baru di pasarnya, namun dengan hasil yang didapatnya ini BAIC bisa memasuki peringkat 15 besar. Sementara Chery sudah mengandalkan SUV hibridanya, dengan C5 CSH yang paling baru dirilis.

HEV, PHEV, dan BEV
Melihat dari hasil penjualan di pasar mobil hybrid, merek asal Jepang masih mendominasi sebagian besar penjualan, dengan Toyota, Suzuki, sampai Honda yang meramaikan pasarnya. Tapi lain ceritanya kalau melihat pasar PHEV dan BEV, justru sebagian besar model terlarisnya berupa produknya merek asal China. Tidak sedikit diantaranya berupa model dengan harga terjangkau, seperti Jaecoo J5 EV dan BYD M6 DM yang laris manis bak kacang goreng.
Kalau sudah begini, merek negara lainnya bakal kesulitan menghadapi dominasi merek China yang sudah menyebar kemana-mana. Beberapa diantaranya memilih fokus jualan mobil hybrid saja, seperti yang dilakukan Toyota belakangan ini. Walau ada juga yang menambah lebih banyak mobil ramah lingkungannya, dan kebetulan Toyota tengah menyiapkan model BEV terbaru di Indonesia.













