Home MotoGP Marc Marquez Tetap Favorit Peraih Gelar Dunia, Marco Bezzecchi Masih Cepat Tapi...

    Marc Marquez Tetap Favorit Peraih Gelar Dunia, Marco Bezzecchi Masih Cepat Tapi Kehilangan Keberuntungan

    Marc Marquez - Marco Bezzecchi
    Marc Marquez - Marco Bezzecchi

    RiderTua.com – Setelah menjalani operasi pasca crash di Le Mans yang membuatnya absen dalam 2 balapan, Marc Marquez melakukan upaya comeback di Mugello. Hebatnya, meskipun masih belum pulih 100 persen rider pabrikan Ducati Lenovo itu berhasil memenangkan 3 grand prix dan 2 sprint dalam 5 seri terakhir.

    Marquez sempat diragukan, akankah dia terlibat dalam perebutan gelar musim ini mengingat dia tampak kesulitan di awal musim. Semua mengira, itu karena Baby Alien kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP26 yang terbaru. Tapi setelah crash di Le Mans, barulah dia mengaku bahwa cedera usai crash di Mandalika tahun lalu masih terasa sakit. Bahkan juara dunia 9 kali itu mengaku bahwa selama ini dia balapan hanya pakai satu tangan saja.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Marc Marquez Tetap Favorit Peraih Gelar Dunia, Marco Bezzecchi Masih Cepat Tapi Kehilangan Keberuntungan

    Freddie Spencer
    Freddie Spencer

    Freddie Spencer mengakui bahwa tingkat persaingan musim ini sangat ketat. Ada banyak pembalap yang layak dijadikan kandidat juara dunia. Namun pengalaman dan kemampuan Marc Marquez tetap menjadi keunggulan yang tidak dimiliki pembalap lain. “Marc harus selalu menjadi salah satu favorit juara. Kita tidak boleh mencoret pembalap seperti dia. Dia adalah Marc Marquez,” tegas juara dunia dua kali di kelas 250cc dan 500cc itu.

    Spencer juga menyoroti Marco Bezzecchi yang sempat memimpin klasemen sebelum diambil alih Jorge Martin usai balapan di Assen. “Jika melihat Bezzecchi, sebenarnya kecepatannya masih ada seperti biasa. Yang hilang darinya hanyalah keberuntungan. Ada banyak hal yang tidak berpihak padanya saat ini, dan itu sangat disayangkan. Terutama apa yang terjadi di Sachsenring, di mana dia crash dan akhirnya mengalami cedera. Meski begitu, dia masih menjadi salah satu pembalap top di MotoGP. Hasil buruk belakangan ini tidak mencerminkan kemampuan sesungguhnya yang dia miliki,” ungkap mantan pembalap asal Amerika Serikat itu.

    Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025
    Marc Marquez

    Menurut Spencer, motor MotoGP era sekarang menuntut kemampuan pembalap lebih tinggi dibandingkan era sebelumnya. Sistem elektronik membuat karakter motor menjadi lebih mudah dijinakkan dan peningkatan performa inilah yang justru membuat tuntutan terhadap pembalap semakin besar.

    “Motor saat ini sangat rumit dan menuntut banyak hal dari para pembalap, karena kecepatannya yang luar biasa dan penggunaan elektronik yang canggih. Semuanya terjadi sangat cepat dan sangat menguras kemampuan pembalap. Dulu pada zaman saya, balapannya juga sulit tapi alasannya berbeda. Motor kami sangat sulit diprediksi karena belum memiliki elektronik atau teknologi seperti yang ada saat ini. Sekarang, motor bisa berakselerasi mulai dari putaran mesin yang sangat rendah dan berkat elektronik penyaluran tenaga menjadi jauh lebih halus, tetapi performanya juga jauh lebih baik,” jelasnya.

    Spencer menambahkan bahwa persaingan yang sangat ketat antara pabrikan dan pembalap membuat setiap detail kecil dapat menentukan jalannya perebutan juara dunia. “Pembalap selalu berada di batas kemampuan mereka. Sama seperti dulu, meskipun karena alasan yang berbeda. Saat ini persaingannya jauh lebih seimbang dan kesalahan sekecil apapun bisa membuat perbedaan yang sangat besar,” pungkasnya.

    Marco Bezzecchi 1
    Marco Bezzecchi

    Memasuki paruh kedua musim 2026, saat Jorge Martin memimpin klasemen unggul 14 atas Ai Ogura (peringkat 2) dan 18 poin atas Marc Marquez (peringkat 3). Marco Bezzecchi berada di peringkat 4 dan Fabio Di Giannantonio ke-5 dengan masing-masing tertinggal 22 dan 24 poin dari Martin. Ini artinya, ada 5 pembalap sekaligus dengan selisih poin yang amat tipis, yang masuk menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar dunia musim ini.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini