RiderTua.com – Pecco Bagnaia kembali kesulitan. Rider Ducati Lenovo itu hanya menempati posisi ke-19 di FP1 Jumat pagi di Sachsenring. Kemudian dia mampu meningkatkan catatan waktunya dalam sesi pra kualifikasi Jumat sore. Namun sayangnya, tidak cukup untuk bisa lolos langsung ke Q2 di hari Sabtu. Pecco berakhir di posisi ke-13 tertinggal 0,738 detik di belakang rekan setimnya yang mencetak time lap tercepat Marc Marquez.
“Masalah saya sejak awal musim adalah grip pada ban belakang. Dan di trek ini, terutama di sektor 2 dan 3, sangat mengandalkan ban belakang. Saya tidak punya grip sama sekali, benar-benar nol. Saya merasa seperti melaju di atas es. Saya merasa seperti sedang balapan di flat track. Jadi sangat sulit untuk bersaing di sektor-sektor tersebut,” jelas juara dunia MotoGP 2 kali itu.
Pecco Bagnaia Gagal Lolos ke Q2: Seperti Melaju di Atas Es, Saya Tidak Punya Grip Sama Sekali

Francesco Bagnaia menambahkan, “Menilik dari data, ada pembalap Ducati dengan performa yang jauh lebih baik. Yang pertama adalah Alex (Marquez). Jadi, saya mencoba untuk fokus pada hal itu. Saya ingin tim saya memahami apa yang mereka (tim Ducati lainnya) lakukan untuk mendapatkan feel dan grip seperti itu. Jadi, mungkin untuk besok kami akan menemukan ‘sesuatu’.”
Rider asal Turin yang kini tinggal di Pesaro Italia itu mengungkapkan bahwa dia dan timnya sudah menjajal beberapa set-up yang berbeda untuk mengatasi masalah grip ban belakang. “Kami mencoba 4 set-up berbeda untuk mendapatkan grip, tapi masalahnya selalu sama. Jadi, saat ini bukan masalah dari set-up tetapi masalah dari elektronik yang tidak bekerja dengan baik,” pungkas Pecco yang saat ini menempati peringkat 8 dengan perolehan 130 poin atau tertinggal 63 poin dari pemimpin klasemen yang baru Jorge Martin (Aprilia).
Tahun depan, setelah 8 tahun Pecco akan meninggalkan Ducati untuk bergabung di tim pabrikan Aprilia dan menjadi rekan setim baru dari sabahatnya sendiri Marco Bezzecchi.













