RiderTua.com – Toprak Razgatlioglu terakhir kali balapan di Sachsenring pada 2017 di kelas European Superstock. Bagi rider Pramac Yamaha itu, trek yang memiliki panjang 3,671 km itu sangat spesial karena dia pernah menang disana pada 2014 saat masih berkompetisi di Red Bull Rookies Cup.
“Saya menantikan balapan di Sachsenring, karena saya punya beberapa kenangan yang sangat bagus dari sirkuit ini. Terakhir kali saya balapan di sini adalah pada 2014 di Red Bull MotoGP Rookies Cup, di mana saya meraih kemenangan pertama saya. Jadi ini jelas merupakan trek yang spesial bagi saya,” ujar Toprak.
Toprak Razgatlioglu: Sachsenring Trek yang Spesial Buat Saya

Bagi Toprak Razgatlioglu, Sachsenring akan menjadi trek baru dengan motor MotoGP. Apalagi setelah 12 tahun berlalu, dia harus kembali beradaptasi disana. “Rasanya hampir seperti trek yang benar-benar baru, karena sudah berlalu selama bertahun-tahun. Ini akan menjadi pertama kalinya saya balapan di sini dengan motor MotoGP,” ujar juara dunia WSBK 3 kali itu.
“Balapan dengan motor 1000cc di Sachsenring adalah tantangan yang sama sekali berbeda. Jadi saya harus belajar lagi dan memahami bagaimana motor berperilaku di sirkuit dengan karekter seperti ini. Setelah kecepatan yang kami tunjukkan di Assen, saya bersemangat untuk kembali ke lintasan. Saya akan melakukan yang terbaik, terus bekerja sama dengan tim. Semoga kami dapat tampil kompetitif akhir pekan ini dan terus membuat kemajuan,” imbuh rider asal Turki itu.
BTW, Fabio Quartararo menegaskan bahwa Sachsenring bukanlah sirkuit yang cocok untuk Yamaha M1. Juara dunia MotoGP 2021 itu pernah menang di sana pada 2022. Dan sejak saat itu, M1 kehilangan ‘pamornya’. Finis ke-4 pada 2025 adalah hasil terbaik El Diablo di GP Jerman.

Namun Jack Miller tak sependapat dengan Quartararo. Menurutnya layout Sachsenring yang sempit dan banyak tikungan kiri justru sesuai dengan YZR-M1. “Saya sangat menantikan balapan di Sachsenring. Ini adalah sirkuit lain di kalender yang sempit dan menuntut secara teknis. Saya rasa karakteristiknya sangat cocok untuk motor kami,” ujar rider asal Australia itu.
Rider berjuluk Thriller Miller itu melanjutkan, “Saya selalu menikmati balapan di sana dan dulu saya pernah meraih beberapa hasil bagus di sirkuit itu. Jadi saya penasaran untuk melihat, apa yang dapat kami capai akhir pekan ini. Saya sudah mengendarai motor selama 3 pekan berturut-turut antara Assen dan Suzuka 8 Hours. Jadi sebenarnya saya menantikan untuk menjadikannya 4 pekan berturut-turut.”
“Ini adalah salah satu bagian favorit saya di musim ini karena terus balapan secara rutin, tetap tajam, dan terus membangun momentum. Semoga kami bisa membawa hal-hal positif dari beberapa minggu terakhir ke balapan akhir pekan yang kuat di Jerman,” pungkas JackAss yang saat ini berada di peringkat 20 dengan perolehan 15 poin dalam klasemen itu.

BTW, Miller adalah salah satu dari 5 pembalap MotoGP yang kemungkinan besar akan ‘out’ dari MotoGP akhir musim ini bersama Alex Rins, Franco Morbidelli, Maverick Vinales, dan Brad Binder.














