RiderTua.com – Dalam beberapa bulan ke depan mereka menyiapkan empat mobil anyarnya di Indonesia, tapi menariknya salah satu diantaranya berupa mobil mewah. Tapi agak sulit untuk menebak model mana yang akan dibawanya ke sini, sebab lini produknya kini lebih luas dan beragam modelnya.
▶Daftar Isi
SUV Mewah yang Jadi Andalan Barunya di Indonesia
Apa yang dilakukan Wuling ini mungkin terdengar cukup mengejutkan, sebab selama ini mereka hanya menjual mobil murah saja. Terbukti dengan dihadirkannya Confero hingga Air EV yang dibanderol kurang dari Rp 300 jutaan, dan ini membuatnya semakin dikenal oleh konsumen Indonesia. Mereka juga tetap menghadirkan mobil entry level-nya ini meski terus menambah banyak model anyar dengan harga lebih mahal lagi.

Tapi kini mereka ingin mencoba sesuatu yang berbeda, yaitu menjual mobil mewah, dan mungkin ini terdengar cukup mengherankan. Wuling sudah menegaskan ingin beralih dari merek mobil mewah dengan membawa model premiumnya ini, meski tidak menjelaskan seperti apa model tersebut. Mungkin saja modelnya berupa salah satu dari mobil yang dijual di luar negeri, entah itu produknya sendiri atau rebadge dari model merek di bawah naungan SGMW.
Merek tersebut tidak lain adalah Baojun, dan merek ini tidak begitu asing lagi mengingat salah satu produknya sudah dijual di Indonesia sebagai Almaz dan Cortez. Namun ada satu model yang cukup menarik, yaitu Baojun Huajing S, dan mobil SUV ini masih terbilang baru karena pertama kali diperlihatkan ke publik bulan April lalu. Jadi modelnya mungkin masih belum dijual di negara lainnya, dan ini bisa dijadikan kesempatan baginya untuk membawanya ke sini.

SUV Bongsor
Huajing S punya dimensi yang cukup bongsor untuk ukuran SUV premium, sehingga dengan ini mobil bisa memuat hingga 7 penumpang di dalamnya. Bagasinya yang mencapai 423 liter bisa diperluas menjadi 1.268 liter kalau jok belakangnya dilipat rata, dan ruang kabinnya juga cukup lega.
Sebagai mobil PHEV, Huajing S punya beberapa varian dengan jarak tempuh yang bervariasi sesuai jarak tempuh menggunakan tenaga listrik murninya. Yaitu 200 km, 235 km, dan 255 km, tapi hanya varian 235 km yang berupa 4WD Qiankun Premium Edition karena memakai penggerak empat roda. Ada juga varian termurah bernama Enjoy Edition, tapi varian ini lebih dikenal karena irit bensin, yaitu mencapai 5,98 liter per 100 km.

Impor CBU atau Dirakit Lokal?
Biasanya mobil mewah seperti ini tidak dirakit lokal karena kebanyakan mengimpornya langsung dari luar negeri. Tapi ada juga yang merakitnya di Indonesia, contohnya Mercedes-Benz dan BMW, meski tidak semua modelnya bisa diproduksi disini, karena masih banyak model sedannya yang diimpor CBU. Untuk mobil Wuling yang satu ini, kuat dugaan modelnya tetap dirakit lokal layaknya Almaz, Alvez, dan Eksion.
Memang untuk sekarang belum ada konfirmasi mengenai model yang akan dihadirkannya nanti maupun potensi modelnya bisa dirakit lokal atau tidak. Terlebih soal modelnya masih punya banyak fitur seperti modelnya di kampung halamannya, atau mungkin ada sedikit penyesuaian pada fiturnya. Semuanya tergantung dari keputusan merek asal China ini, dan mereka belum mau bicara lebih lanjut.

Selain model premium, ada juga model SUV anyar dan mobil listrik berukuran kompak, yang diduga kuat sebagai Aira EV. Nama mobil baru ini sempat terdaftar disini beberapa bulan lalu, dan disinyalir model inilah yang akan menggantikan posisi Air EV setelah beberapa tahun dijual di pasarnya. Tapi semoga saja modelnya tetap dijual dengan harga cukup terjangkau agar modelnya tetap diminati banyak orang.
Lalu model satunya berupa mobil 6-seater, yang diduga sebagai Starlight L, mobil SUV 6-seater pertama yang dikembangkannya. Meski belum ada konfirmasi lebih lanjut, nampaknya Wuling ingin membawa lebih banyak model Starlight ke sini setelah sukses meluncurkan Darion dan Eksion.












