RiderTua.com – Apes banget nih buat Johann Zarco, gara-gara insiden di MotoGP Catalunya 2026 kemarin dia harus bayar mahal, bro!… Panel Steward FIM resmi ngejatuhin hukuman Double Long Lap Penalty buat pembalap Castrol Honda LCR ini. Zarco dinyatakan bersalah karena jadi penyebab insiden yang ikut nyeret Luca Marini dan Francesco Bagnaia di tikungan pertama.
Tapi, hukuman ini nggak langsung berlaku sekarang. Zarco baru bakal ngejalanin penaltinya pas dia balik balapan lagi, yang diperkirain baru bulan September nanti. Soalnya, sampai sekarang Zarco sendiri masih harus absen buat fokus nyelesaiin masa pemulihan cederanya…
▶Daftar Isi
FIM Hukum Johann Zarco, Double Long Lap Penalty Menanti Saat Kembali Balapan
Keputusan tersebut diumumkan melalui dokumen resmi berjudul Notification of Sanction yang diterbitkan pada 9 Juli 2026. Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa keputusan diambil setelah proses sidang sesuai Pasal 3.8 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.
Insiden yang menjadi dasar hukuman terjadi pada balapan MotoGP Catalunya di Tikungan 1. Menurut penjelasan steward, Zarco sebabkan insiden yang melibatkan motor nomor 10 milik Luca Marini dan nomor 63 milik Pecco Bagnaia. Tindakan tersebut dinilai melanggar instruksi khusus yang diberikan kepada seluruh peserta MotoGP serta dianggap sebagai pelanggaran terhadap Pasal 1.21.2 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.

Karena itulah, Panel Steward FIM MotoGP putuskan ganjar Double Long Lap Penalty. Hukuman tersebut harus dijalani pembalap asal Prancis itu pada balapan Grand Prix berikutnya yang ia ikuti di kejuaraan dunia.
Namun, FIM juga kasih penjelasan mengenai skenario apabila Zarco belum bisa tampil pada seri berikutnya. Apabila ia absen atau tidak selesaikan balapan berikutnya karena cedera lanjutan yang tak berkaitan dengan insiden tersebut, atau karena alasan lain yang juga tak berhubungan dengan kejadian yang dihukum, maka penalti dianggap telah dijalankan.
Di sisi lain, apabila Zarco tak ngikuti balapan berikutnya justru karena konsekuensi langsung dari insiden yang dikenai hukuman, maka penalti tersebut ‘tak akan hangus’… Sebaliknya, hukuman akan dipindahkan ke seri kejuaraan berikutnya saat ia benar-benar kembali berpartisipasi.

Keputusan steward juga jelasin alasan mengapa hukuman yang dijatuhkan berupa Double Long Lap Penalty. Berdasarkan Protokol Penalti yang berlaku, insiden tersebut dikategorikan sebagai Type MGP-CC5, yaitu insiden yang terjadi pada awal balapan atau lap pembuka dan ciptakan situasi berbahaya bagi banyak pembalap hingga sebabkan insiden tubrukan.

Pelanggaran Pertama Zarco
Meski demikian, steward turut mempertimbangkan bahwa insiden tersebut merupakan pelanggaran pertama Zarco pada musim ini dalam kategori tersebut. Atas dasar itu, hukuman yang dinilai paling sesuai adalah Double Long Lap Penalty, bukan sanksi yang lebih berat.
Tak hanya terima hukuman, Zarco juga masih memiliki hak untuk ajukan banding. Sesuai ketentuan dalam Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, ia dapat ajukan pernyataan banding kepada FIM Appeal Stewards paling lambat 60 menit sejak tanggal dan waktu pemberitahuan keputusan. Proses banding tersebut juga harus disertai uang jaminan sebesar 1.320 euro, dan pengajuannya dapat dilakukan melalui IRTA yang juga dapat mengatur jaminan pembayaran tersebut.
Sementara itu, hukuman tersebut belum akan langsung terlihat di lintasan karena Zarco masih jalani pemulihan cedera. Artinya, Double Long Lap Penalty baru akan berlaku ketika pembalap Castrol Honda LCR itu kembali ikuti balapan MotoGP. Dengan keputusan resmi ini, kasus kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 telah memiliki konsekuensi disipliner yang jelas, sementara Zarco kini harus tunggu momen comeback untuk jalani sanksi yang telah ditetapkan oleh Panel Steward FIM.
Jadi, sebelum sempat benar-benar pulih dan kembali ngaspal, Zarco sudah lebih dulu dapat “oleh-oleh” dari steward. Cedera fisik memang bisa sembuh seiring waktu, tapi menerima hukuman saat masih jalani pemulihan jelas bisa nambah satu lagi yang harus diobati: sakit hati…alias tekanan batin..kok tegaaa..😁














