Home Otomotif Wuling Makin Serius Geluti Pasar Mobil BEV di Indonesia, Sukses Menjual 50...

    Wuling Makin Serius Geluti Pasar Mobil BEV di Indonesia, Sukses Menjual 50 Ribu Unit!

    Penjualan mobil listrik Wuling Binguo EV
    Wuling Binguo EV

    RiderTua.com – Belakangan ini pasar roda empat di Indonesia semakin ramai dengan banyaknya merek baru yang berdatangan ke sini. Tapi ada satu merek yang berusaha menghadang kehadiran kompetitor tersebut, termasuk dari negaranya sendiri.

    Daftar Isi

    Penjualannya di Pasar Mobil Masih Stabil

    Wuling menjadi salah satu merek yang cukup sukses menghancurkan stigma negatif merek otomotif asal China di Indonesia. Sebab awalnya merek dari negara ini dianggap menjual mobil murahan karena kualitasnya cukup jelek, dan inilah yang menjadi tujuan utamanya ketika pertama kali hadir disini. Dengan membawa satu persatu produknya, perlahan makin banyak orang yang percaya kualitas produk merek asal China semakin bagus, bahkan bisa menyaingi merek Jepang hingga Eropa.

    MPV hybrid Wuling Starlight 730 Wuling Darion PHEV Cars
    Wuling Starlight 730 Cortez Darion PHEV Cars

    Sejak pertama berjualan mobil, Wuling sudah mendirikan pabrik produksinya sendiri agar tidak perlu mengimpor mobilnya secara CBU dari luar negeri. Dengan ini, harga mobilnya bisa lebih terjangkau dan diterima bagus di pasar tujuannya masing-masing. Awalnya mereka hanya menawarkan mobil bermesin konvensional saja, sebelum akhirnya menjual mobil ramah lingkungan dengan Air EV sebagai model BEV pertamanya.

    Kini mereka punya banyak mobil listrik yang dijual di Indonesia, dari Air EV, Binguo, Cloud EV, Mitra EV, Darion EV, sampai yang terbaru Eksion EV. Semuanya sudah dirakit lokal dan mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan baginya, terlebih modelnya juga memasuki peringkat 10 besar tiap bulan maupun tahun. Ini sudah menjadi hasil yang bagus, tapi mereka ogah berhenti sampai disini saja dan akan terus memperluas lini produk yang ditawarkannya.

    Mobil listrik Wuling Air EV
    Wuling Air EV

    Produksi Baterai Mobil

    Dengan banyaknya model yang ditawarkan di pasar BEV tidak membuatnya gentar begitu saja, justru mereka siap melawan kompetitornya dengan lini produk yang ditawarkannya. Selain memproduksi mobil secara lokal, mereka juga membangun fasilitas perakitan baterai miliknya sendiri, dan ini membantu mengurangi banderol mobil listriknya secara signifikan. Sehingga mereka bisa bersaing melawan kompetitornya yang juga menjual mobil BEV dengan harga terjangkau.

    Namun biasanya ini bisa menimbulkan perang harga di pasarnya, sejauh ini belum ada dampak serius dari perang harga tersebut. Terlebih produsen masih berjualan mobil seperti biasa dan tidak ada halangan apapun, dan tidak sedikit ada yang menjual model kelas premium. Jadi tidak semuanya menjual mobil listrik murah, karena ada juga yang berjualan mobil mewah, contohnya Denza dan XPeng.

    Wuling Eksion EV Moladin
    Wuling Eksion EV Moladin

    Perluas Lini Produknya

    Agar bisa mempertahankan kedudukannya di pasar BEV, Wuling tidak hanya merakit mobil dan baterainya secara lokal, tetapi juga menghadirkan lebih banyak produk terbarunya. Beberapa waktu lalu mereka sudah menyiapkan sejumlah model baru, dan salah satu diantaranya dikonfirmasi sebagai BEV berukuran kompak. Kemungkinan kuat model tersebut berupa Aira EV yang akan menjadi penggantinya Air EV, dan bisa jadi bakal dirilis di GIIAS 2026 mendatang.

    Mobil listrik terbaru yang diluncurkannya di Indonesia, yaitu Eksion EV, sudah disambut baik di pasarnya layaknya versi PHEV-nya. Meskipun masih tergolong baru, model ini sukses menarik perhatian konsumen yang mencari SUV listrik dan PHEV dengan harga terjangkau. Kehadiran Eksion di pasarnya membuktikan bagaimana seriusnya Wuling dalam menghadirkan mobil ramah lingkungannya disini.

    Wuling Hongguang Mini EV All New EvAutos25
    Wuling Hongguang Mini EV All New EvAutos25

    Selain mobil ramah lingkungan, mereka tetap berjualan mobil bensin, meski penjualannya tidak seberapa banyak seperti dulu. Tetap saja, mereka ingin menawarkan banyak pilihan bagi konsumen yang mencari mobil konvensional, terlebih tidak semua orang langsung beralih ke model BEV atau PHEV begitu saja. Almaz HEV juga tetap dijual sampai sekarang meskipun sudah ada Eksion PHEV yang tampil lebih modern dan punya fitur lebih canggih.

    Entah seperti apa rencana ke depannya selain menghadirkan mobil terbarunya di Indonesia. Yang jelas, mereka tak takut harus saling beradu dengan kompetitor senegaranya yang berjualan mobil listrik murah, bahkan kalaupun dibantu dengan insentif sekalipun.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini