RiderTua.com – Tim Monster Energy Yamaha MotoGP secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan dua pembalapnya Fabio Quartararo dan Alex Rins. Sebenarnya perpisahan ini sudah lama terdengar, cuma tinggal pengumuman resminya saja. Kabarnya Quartararo akan pindah ke tim pabrikan Honda untuk 2027. Sementara Rins belum diketahui bagaimana masa depannya.
Usai konfirmasi resmi Yamaha tersebut, Quartararo langsung memposting ucapan terima kasihnya kepada pabrikan berlogo garpu tala itu di media sosialnya. Dia menulis: “Setelah 8 musim, tibalah saatnya bagi saya untuk menutup babak penting dalam karier saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Yamaha karena telah memberi saya kesempatan untuk berkompetisi di level tertinggi, karena telah percaya pada saya, dan karena telah mendukung saya selama bertahun-tahun.”
Fabio Quartararo: Terima Kasih Yamaha!

Fabio Quartararo menambahkan, “Bersama-sama kita telah mengalami momen-momen tak terlupakan dengan gelar juara dunia, 11 kemenangan, podium, pole position, dan yang terpenting perjalanan pribadi dan olahraga yang luar biasa yang akan saya kenang selamanya.”
“Yamaha bukan hanya tim bagi saya. Ini adalah bagian dari story saya, perkembangan saya sebagai pembalap dan sebagai pribadi. Hari ini saya merasa ini adalah saat yang tepat untuk menghadapi tantangan baru, untuk memulai kembali, dan untuk menjelajah ke cakrawala baru. Terima kasih untuk semuanya. Saya sangat berterima kasih.”
Quartararo menjalani debutnya di MotoGP bersama Yamaha di tim Petronas SRT pada 2019. Setelah menempati peringkat 5 dan 8 di klasemen dalam 2 tahun beruntun, lalu dia dipromosikan ke tim pabrikan Monster Energy Yamaha pada 2021 dan langsung meraih juara dunia musim itu. Setahun kemudian rider asal Prancis itu gagal mempertahankan gelarnya yang direbut oleh Pecco Bagnaia (Ducati) dan harus puas menjadi runner-up.

Namun sayangnya, performa M1 menurun sejak saat itu. M1 inline 4-silinder yang selama ini dibanggakan kehilangan pamornya dan tidak lagi kompetitif. Hal ini membuat Quartararo ingin hengkang dari Yamaha pada pertengahan 2024. Yamaha pun berusaha keras menyakinkannya dan menegaskan bahwa mereka akan mendongkrak performa M1 agar kembali kompetitif. Selain itu mereka juga menawarkan gaji selangit mencapai 12 juta Euro yang menjadinya Quartararo pembalap yang gajinya paling gede di grid MotoGP. El Diablo pun luluh dan menandatangani perpanjangan kontrak 2 tahun lagi atau hingga akhir 2026.
Tapi faktanya M1 tak kunjung kompetitif. Para pembalapnya hanya mampu bersaing di barisan belakang dan saat ini hanya mereka yang menempati peringkat konsesi D. Meskipun dibebaskan melakukan pengembangan sepanjang musim, pabrikan asal Jepang tersebut masih gagal mengembalikan posisi mereka sebagai pabrikan yang cukup disegani di MotoGP. Begitupun ketika mereka beralih ke mesin V4 musim ini.

Quartararo hanya menempati peringkat 14 sekaligus menjadi pembalap Yamaha terbaik di klasemen. Sementara Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu masing-masing hanya berada di peringkat 19, 20, dan 21.






