Home MotoGP Tim Trackhouse Menang Karena Skill, Bukan Motor!

    Tim Trackhouse Menang Karena Skill, Bukan Motor!

    Davide Brivio - Raul Fernandez - Ai Ogura - Belanda 2026 - Tim Trackhouse
    Davide Brivio - Raul Fernandez - Ai Ogura

    RiderTua.com – Tim Trackhouse Racing meraih sukses besar di TT Belanda akhir pekan lalu berkat dua pembalapnya Raul Fernandez dan Ai Ogura. Raul merayakan kemenangan dan Ogura finis ke-2 dalam sprint race hari Sabtu, dan dalam race utama hari Minggu gantian Ogura yang menang dan Raul finis ke-2.

    Davide Brivio (maanjer tim) mengatakan, “Bagi kami, ini seperti mimpi. Setiap tim pasti bermimpi untuk finis pertama dan kedua. Pada hari Sabtu, kami berhasil meraihnya di sprint. Pada saat itu kita masih berpikir, ‘itu baru hari Sabtu’. Tetapi kemudian kami juga sukses di Grand Prix pada hari Minggu, yang jauh lebih berarti.”

    Tim Trackhouse Kalahkan Tim Pabrikan Aprilia di Assen: Menang Skill!

    Jelas, balapan di Assen musim ini menjadi yang paling bersejarah bagi tim milik Justin Marks yang baru masuk ke MotoGP pada 2024 itu. “Kami adalah tim termuda di paddock dan bukan tim pabrikan. Ai Ogura bergabung dengan kami sebagai pembalap rookie dan berkembang secara bertahap. Raul Fernandez memiliki bakat luar biasa, dan kami berusaha menciptakan lingkungan yang membuatnya bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya,” jelas Davide Brivio.

    Ai Ogura
    Ai Ogura

    Namun prestasi tersebut diraih juga berkat kerja keras Aprilia yang sudah membangun motor kompetitif tahun ini. “Aprilia melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mengembangkan motor. Pada saat yang sama para insinyur, mekanik, dan semua orang di tim kami melakukan pekerjaan yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada banyak orang yang terlibat. Ini adalah kesuksesan bersejarah bagi Trackhouse,” imbuh Brivio.

    BTW, dua pembalap tim Trackhouse berhasil mengalahkan dua pembalap tim pabrikan Aprilia di Assen. “Penting untuk dipahami bahwa kami memiliki peralatan yang sama persis. Kami juga berbagi semua data. Para insinyur dari kedua tim bertemu setiap hari. Semua berlangsung secara terbuka,” tegas Brivio.

    Menurut Brivio, perbedaan bukan terletak pada motor tapi pada performa masing-masing pembalap. “Saya rasa para pembalap kami memang lebih baik akhir pekan ini. Mereka menemukan cara untuk melaju lebih cepat. Terutama di sektor terakhir, Ai dan juga Raul tampil sangat fantastis. Kami tidak melakukan apa pun yang lebih baik daripada tim pabrikan. Kami hanya berusaha semaksimal mungkin dengan apa yang kami miliki,” ujar mantan manajer tim Suzuki itu merendah.

    Ai Ogura - Bendera
    Ai Ogura – Bendera

    Brivio sekali lagi sangat terkesan dengan performa apik Ogura. “Jujur, Ai adalah salah satu pembalap terbaik yang pernah saya bina. Jumlahnya memang tidak banyak, tetapi dia pasti akan menjadi salah satu pembalap yang akan terus saya ingat,” ungkapnya, dimana Brivio juga pernah mendampingi legenda MotoGP Valentino Rossi dan juga mengantarkan Joan Mir menjadi juara dunia MotoGP pada 2020.

    Saat Brivio mengumumkan penandatanganan kontrak Ai Ogura berdurasi 2 tahun pada 2025 setelah rider asal Jepang itu meraih juara dunia Moto2, banyak yang meragukan keputusannya. “Ketika kami memutuskan untuk merekrut Ai, ada beberapa yang skeptis terhadap keputusan tersebut. Tetapi kami tahu potensi yang dimilikinya. Dia sangat cerdas dan belajar selangkah demi selangkah,” jelas Brivio.

    Manajer asal Italia itu melanjutkan, “Saya belum pernah melihatnya mundur selangkah pun. Setelah dia mengalami cedera, kami memang harus memulai dari awal lagi. Tetapi itulah karakternya. Dia tidak berkembang secara eksplosif, tetapi membangun kemampuannya secara konsisten berdasarkan pengalaman yang didapatnya.”

    Ai Ogura Podium Sprint Belanda 2026
    Ai Ogura

    “Saya sangat senang sekarang Ai bisa menunjukkan potensinya. Sebagai pembalap Jepang, dia mewakili banyak orang di Asia. Anak-anak dari Asia Talent Cup banyak yang bermimpi menjadi pembalap MotoGP suatu hari nanti. Ai bisa menjadi inspirasi bagi mereka. Kami sangat bangga akan hal itu.”

    “Ai adalah pembalap yang sangat cerdas dan mampu memanfaatkan potensi motor kami dengan sangat baik. Hal yang sama berlaku untuk Raul. Keduanya berada pada level yang sama sepanjang akhir pekan. Raul memenangkan sprint, Ai memenangkan Grand Prix. Ini menunjukkan bahwa kedua pembalap saat ini melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan paket teknis yang kuat ini,” pungkas Brivio.

    Usai TT Assen, Ai Ogura naik ke peringkat 4 menyalip Marc Marquez (finis ke-6 dan ke-7 di Assen) dalam klasemen. Rider berusia 25 tahun itu tertinggal 25 poin dari pemimpin klasemen yang baru Jorge Martin. Sementara Raul naik ke peringkat 6 menyalip Pedro Acosta yang DNF karena cedera tangan di Assen.

    Hasil Race MotoGP Belanda 2026
    Hasil Race MotoGP Belanda 2026

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini