RiderTua.com – Start dari posisi ke-14, Enea Bastianini langsung menempati posisi ke-10 usai terjadi insiden di tikungan pertama di lap pembuka MotoGP Hungaria hari Minggu kemarin. Kemudian rider Tech KTM itu berhasil menyalip Toprak Razgatlioglu, Joan Mir, Fabio Quartararo, dan Diogo Moreira sehingga naik ke posisi ke-6. Di lap ke-6 Bestia melakukan kesalahan saat mengerem di Tikungan 1 lalu melebar, dan saat akan kembali ke lintasan dia justru menabrak Joan Mir dan turun ke posisi 7. Stewards FIM pun langsung menginvestigasinya dan kemudian menjatuhkan long lap penalti padanya.
Bestia menjalani hukuman tersebut di lap ke-8 sehingga merosot ke posisi 11. Lalu saat duel melawan Toprak dia memotong jalur di chicane. Karena saat itu dia tidak langsung memberikan jarak mundur lebih dari 1 detik (sesuai aturan), Bestia pun dijatuhi long lap penalti yang kedua. Pada akhirnya rider asal Rimini Italia itu finis di posisi ke-9 tertinggal 24,491 detik di belakang pemenang Marc Marquez.
Enea Bastianini: Stewards Memberi Saya Hukuman yang Berlebihan!

Usai balapan Enea Bastianini mengatakan, “Ini balapan yang aneh bagi saya. Ketika saya melihat insiden di Tikungan 1, saya kira red flag akan dikibarkan. Banyak pembalap yang terjatuh, tetapi pada akhirnya kami terus melaju. Saat itu saya berada di posisi yang bagus dan saya langsung menuju tikungan pertama.”
“Ketika kembali ke lintasan, saya terlambat melihat Joan. Saya menyenggolnya dan mendapat long-lap penalti. Setelah itu saya mencoba memperbaiki posisi, jadi saya memotong chicane. Saya membiarkan Toprak menyalip saya lagi dan mencoba mundur 1 detik, tetapi saya tidak bisa. Itulah mengapa saya mendapat long-lap penalti kedua. Selain itu, balapan ini benar-benar kacau. Ketika saya berada di belakang pembalap lain, sulit untuk menyalip,” imbuh rider berusia 27 tahun itu.
Apakah penalti yang diterima Bestia atas kontak dengan Joan Mir sudah fair menurutnya? “Bagi saya, long-lap penalti itu berlebihan. Mungkin akan lebih baik jika saya hanya kehilangan satu posisi. Joan kan tidak jatuh, dan saya berada di depannya. Ketika saya melihatnya, saya masih mencoba menghindarinya. Hukuman itu terlalu keras. Tetapi ada banyak penalti yang dijatuhkan tahun ini, itu aturan yang baru,” jawabnya.

Bestia menambahkan, “Bagi saya, itu kontak biasa selama balapan. Hukuman maksimal seharusnya hanya menyerahkan satu posisi. Balapan saya akan berbeda jika demikian, karena mustahil untuk maju lebih jauh. Saya mencoba mengejar yang lain, tetapi menyalip hampir mustahil disini.”
Usai balapan di Balaton Park, Bestia menempati peringkat 12 dengan perolehan 48 poin atau tertinggal 84 poin dari pembalap KTM terbaik di klasemen Pedro Acosta yang berada di peringkat 4.







