Home MotoGP Motor Aprilia RS-GP Sulit Digunakan untuk Menyalip? Ai Ogura Menyalip 10 Pembalap...

    Motor Aprilia RS-GP Sulit Digunakan untuk Menyalip? Ai Ogura Menyalip 10 Pembalap di Setiap Balapan

    Massimo Rivola - Ai Ogura
    Massimo Rivola - Ai Ogura

    RiderTua.com – Motor Aprilia RS-GP sulit dgunakan untuk menyalip? MotoGP kembali diramaikan perdebatan lama soal sulitnya menyalip di era aerodinamika modern saat ini. Namun Massimo Rivola tak sepakat dengan anggapan tersebut. Bos Aprilia Racing bahkan mencontohkan Ai Ogura yang menurutnya mampu menyalip (overtake) banyak pembalap hampir di setiap balapan. Dengan nada bercanda, ia menyarankan pembalap lain untuk meniru cara Ogura jika ingin lebih mudah menyalip menggunakan motor Aprilia RS-GP.

    Daftar Isi

    Motor Aprilia RS-GP Sulit Digunakan untuk Menyalip? Ogura Menyalip 10 Pembalap di Setiap Balapan

    Komentar Rivola muncul setelah balapan MotoGP Hungaria di Balaton Park yang berakhir buruk bagi Aprilia. Pada tikungan pertama, Jorge Martin kehilangan kendali bagian depan motornya saat pengereman dan menabrak rombongan pembalap di depannya. Insiden itu juga menyeret Marco Bezzecchi, sehingga kedua pembalap gagal meraih poin. Situasi semakin merugikan karena Martin kemudian dijatuhi hukuman double long lap penalty untuk balapan berikutnya di Republik Ceko..

    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Massimo Rivola
    Marco Bezzecchi – Jorge Martin – Massimo Rivola

    Meski sejumlah pembalap menyinggung sistem start motor (launch control) sebagai salah satu faktor yang memicu kekacauan di tikungan pertama, Rivola tak mencari alasan. Ia menegaskan bahwa kesalahan berasal dari pembalapnya sendiri bukan alatnya. Menurutnya, kondisi aspal maupun desain tikungan pertama bukanlah penyebab utama insiden tersebut, meski keduanya sempat menjadi bahan keluhan sepanjang akhir pekan.

    Di tengah situasi yang sulit, Rivola mengapresiasi sikap Martin yang langsung bertanggung jawab setelah insiden. Begitu turun dari motor, pembalap Spanyol itu segera menemui Bezzecchi dan para mekanik untuk meminta maaf secara langsung. Bagi Rivola, tindakan tersebut menunjukkan kedewasaan Martin, walaupun konsekuensi dari insiden itu tetap tak bisa diubah.

    MotoGP Crash Hungaria 2026
    MotoGP Crash Hungaria 2026

    Khawatir Kondisi Pembalap

    Beberapa saat setelah insiden terjadi, kekhawatiran sempat menyelimuti garasi Aprilia. Rivola mengaku lebih memikirkan kondisi fisik para pembalap daripada dampak terhadap klasemen. Mengingat kerasnya benturan yang terjadi dan posisi Bezzecchi yang sedang bersaing dalam perebutan gelar, kekhawatiran itu dinilai cukup beralasan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Untungnya, pemeriksaan medis memastikan tak ada cedera serius yang dialami para pembalap. Setelah mengetahui kondisi semua pihak baik-baik saja, Rivola mulai mengalihkan fokusnya ke dua seri berikutnya. Ia yakin Bezzecchi dan tim Aprilia akan kembali berjuang untuk meraih kemenangan di Brno maupun Assen sebagai bentuk respons atas hasil buruk di Hungaria.

    Sepanjang akhir pekan, banyak pembalap menilai tikungan pertama Balaton Park cukup berisiko karena minim grip dan memiliki radius yang sempit. Namun Rivola menegaskan bahwa para pembalap sebenarnya telah memahami karakter lintasan sebelum balapan dimulai. Karena itu, menurutnya setiap pembalap perlu lebih tenang dan lebih berhati-hati saat memasuki tikungan pertama pada lap pembuka.

    Insiden antara Martin dan Bezzecchi juga memunculkan pertanyaan mengenai suasana di dalam garasi Aprilia. Kehilangan poin akibat kontak antar rekan setim sering kali berpotensi memicu ketegangan internal. Namun Rivola tak melihat adanya masalah besar. Ia menilai aturan dan batasan di dalam tim sudah sangat jelas, sehingga situasi tersebut bisa dibahas secara tenang dengan melihat fakta yang sebenarnya terjadi.

    Singa Aprilia RS-GP 2026
    Singa Aprilia RS-GP 2026

    Kesimpulan Bijak Seorang Rivola

    Menurut Rivola, semua pembalap bisa melakukan kesalahan, tetapi insiden seperti ini seharusnya tak terjadi pada pembalap dengan pengalaman dan kualitas seperti Jorge Martin. Meski demikian, ia tetap percaya persoalan tersebut akan diselesaikan secara profesional oleh seluruh pihak yang terlibat.

    Nah.. Dari pembicaraan bos Aprilai diatas, MotoGP Hungaria menjadi akhir pekan yang berat bagi Aprilia setelah insiden Jorge Martin di tikungan pertama di mana turut menyeret Marco Bezzecchi dan membuat keduanya gagal meraih poin alias zonk. Meski tak menutupi kesalahan pembalapnya, Massimo Rivola mengapresiasi sikap Martin yang langsung meminta maaf dan bertanggung jawab atas insiden tersebut. Di saat yang sama, ia tetap optimistis Aprilia mampu bangkit pada seri-seri berikutnya, sekaligus menepis anggapan bahwa motor RS-GP sulit digunakan untuk menyalip dalam balapan… namun poin terbuang jelas menguntungkan rival dongg .. (rt)

     

    Motor Aprilia RS-GP Sulit Digunakan untuk Menyalip?

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini