RiderTua.com – Sejak kedatangan Marc Marquez di tim pabrikan Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia kalah ‘pamor’. Dia nyaris selalu finis jauh di belakang juara dunia 9 kali itu. Juara dunia MotoGP 2 kali itu kesulitan mendapatkan feel pada bagian depan motornya, yang membuatnya keteteran di sepanjang balapan akhir pekan.
Namun keadaan berbalik dalam latihan hari Jumat di Le Mans. Meski sempat crash, Pecco menunjukkan kecepatan yang konsisten dan akhirnya menempati posisi ke-3 sehingga lolos langsung ke Q2 pada hari Sabtu. Rider Italia itu tertinggal hanya 0,138 detik di belakang pembalap tercepat dalam latihan Johann Zarco (LCR Honda).
Pecco Bagnaia: Motor Ini Sulit Dipahami!

Menurut Francesco Bagnaia, crash yang dialaminya pada hari Jumat di Le Mans justru membantunya menemukan batas kemampuan motor. “Motor ini sulit dipahami! Bahkan perbedaan kecil pada suhu ban, lintasan, dan tingkat cengkeraman bisa berdampak besar terhadap performa motor,” ungkap rider berusia 29 tahun itu.
Pecco dan timnya datang ke Le Mans dengan berbekal hasil balapan dan tes sebelumnya di Jerez. Selain itu kondisi lintasan di sirkuit Bugatti juga berperan penting. “Grip di lintasan ini sangat konsisten dan aspalnya juga halus. Itu sangat membantu motor kami!” ujar Pecco.
Meski mengawali balapan akhir pekan di Le Mans dengan hasil yang cukup apik, tapi Pecco tak mau berpuas diri. Karena dia masih harus bertarung dalam kualifikasi hari Sabtu untuk memperebutkan posisi yang bagus di grid start dan juga dalam 2 balapan. Menurutnya, kondisi lintasan pada hari Sabtu dan Minggu nanti tidak akan sama dengan hari Jumat. Semuanya masih bisa berubah.

“Itu awal yang bagus, jadi saya puas. Tapi hari Sabtu akan benar-benar berbeda!” pungkas murid Valentino Rossi itu yang saat ini berada di peringkat 9 dengan perolehan 34 poin dalam klasemen itu.






