RiderTua.com – RiderTua readers, ada update penting dari berbagai sumber. Mantan pembalap asal Austria August Auinger atau kerap disebut Gustl Auinger memuji performa solid Marco Bezzecchi di awal musim 2026. Ternyata dia sudah memperhatikan rider Aprilia itu sejak masih balapan di Moto3..
“Saya sangat terkesan. Saya ingat ketika dia kehilangan gelar Kejuaraan Dunia Moto3 dari Jorge Martin dan masuk ke pit sambil menangis. Dia sosok yang sangat jujur ββdan alami,” kata Auinger.
Gustl Auinger: Marc Marquez Tak Lagi Muda Sementara Marco Bezzecchi Terus Mengejarnya

Gustl Auinger juga masih ingat, gurunya Valentino Rossi berjasa besar membawa Marco Bezzecchi ke MotoGP. ” Dia tidak benar-benar memilih jalannya sendiri ke MotoGP. Valentino Rossi bilang kepadanya, ‘percayalah padaku, aku akan menjagamu dan kita akan melakukannya’. Dia mempercayainya dan mengambil jalan itu,” ujar mantan pembalap yang kini berusia 70 tahun itu.
Dalam 3 tahun pertama di MotoGP, Bezzecchi membalap untuk tim VR46 Racing milik Rossi bersama Ducati. Baru di tahun ke-4, dia mendapat kesempatan bergabung dengan tim pabrikan (Aprilia). “Kemudian dia mendapat kesempatan di tim pabrikan. Dia mungkin berpikir, ‘ini luar biasa, tetapi untunglah ada Jorge Martin yang akan melakukan pekerjaan berat’. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, karena Martin cedera sehingga tidak mampu melakukan pekerjaannya. Cara Bezzecchi dan tim menangani masalah itu, menurut saya luar biasa. Karena itulah, saya percaya dia mampu mencapai sesuatu yang sangat besar,” tegas Auinger.

Saat ini Bezzecchi dan Aprilia menjadi tolok ukur di MotoGP. Rider asal Rimini Italia itu memimpin klasemen setelah menyapu bersih 3 kemenangan grand prix pertama. Dia mengumpulkan 81 poin atau hanya unggul 4 poin dari rekan setimnya Martin.
Namun, sang juara bertahan sekaligus juara dunia 9 kali Marc tidak boleh diabaikan. Meski dia belum 100 persen fit karena cedera, The Baby Alien tetaplah pembalap yang harus dikalahkan musim ini. Selain itu kekalahan Ducati dalam 3 seri pertama, membuat pabrikan asal Borgo Panigale itu terus bekerja keras untuk mengembalikan dominasi mereka.
Kapan kira-kira Marquez bisa kembali ke performa terbaiknya?Β “Kita tidak bisa mengatakan apa-apa, karena dia sendiri pun tidak tahu. Tapi satu hal yang jelas, ketika motornya punya kelemahan, dia selalu mampu menutupinya dengan gaya balapnya. Sepertinya, itu tidak bisa dilakukannya lagi saat ini. Tapi usianya tak lagi muda, dan Marco Bezzecchi terus mengejarnya,” pungkas Gustl Auinger.







