RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua di mana pun berada. Bagi Marc Marquez, Penghargaan Laureus bukanlah hal baru. Pada 2014, juara dunia 9 kali itu berhasil memenangkan penghargaan ini dalam kategori ‘pendatang baru terbaik’ setelah memenangkan juara dunia MotoGP dalam debutnya di kelas utama pada 2013.
Pada 2015 dan 2020, Marquez dinominasikan sebagai ‘atlet pria terbaik’. Usai pulih dari cedera serius, rider berusia 33 tahun itu masuk nominasi sebagai ‘comeback terbaik’ pada 2022 dan 2025 berkat kemenangannya bersama Honda dan Ducati (tim Gresini). Namun sayangnya, dia gagal memenangkannya.
MotoGP Kalah Pamor dari Tenis! Marc Marquez Kalah di Penghargaan Laureus dalam Kategori Atlet Pria Terbaik

Pada hari Senin 20 April 2026, ‘Laureus World Sports Awards’ edisi ke-26 digelar di ‘Galeria de Cristal’ di Palacio de Cibeles Madrid. Penghargaan bergengsi yang sering disebut sebagai ‘Piala Oscar-nya dunia olahraga’ mengapresiasi prestasi atlet-atlet terbaik di dunia dalam 11 kategori berbeda.
Dan tahun ini, Marc Marquez masuk nominasi Penghargaan Laureus dalam kategori ‘Atlet Pria Terbaik’ bersaing melawan beberapa atlet top. Dia harus bersaing melawan Carlos Alcaraz (petenis asal Spanyol), Jannik Sinner (petenis asal Italia), Armand Duplantis (pemegang rekor dunia lompat tinggi), Ousmane Dembele (pemain sepak bola), dan Tadej Pogacar (pesepeda asal Slovenia) dalam kategori ini. Pada akhirnya Carlos Alcaraz yang berhasil memenangkan trofi, dimana tropi tersebut diserahkan oleh legenda sepak bola Iker Casillas dan Luis Figo.

Carlos Alcaraz menjalani musim yang luar biasa dengan memenangkan 8 gelar termasuk US Open dan French Open. Hebatnya lagi, dia menduduki peringkat 1 dunia hingga beberapa minggu yang lalu. Petenis lainnya yakni Aryna Sabalenka berhasil memenangkan penghargaan ‘Atlet Wanita Terbaik Tahun Ini,’ mengalahkan peraih 3 kali Ballon d’Or yaitu Aitana Bonmati.
Meski begitu dunia balap juga mendapat apresiasi dalam penghargaan tersebut. Juara Dunia Formula 1 2025 Lando Norris menang dalam kategori ‘pendatang baru terbaik’. Pembalap asal Inggris itu bersaing dalam kategori yang sama melawan Desire Doue (pemain sepak bola asal Prancis), Joao Fonseca (petenis asal Brasil), Luke Littler (pemain dart asal Inggris), Zidi Yu (perenang asal Tiongkok) dan Shai Gilgeous-Alexander (pemain basket asal Kanada).






