Home MotoGP Jack Miller: Rasanya Seperti Domba yang Siap Disembelih

    Jack Miller: Rasanya Seperti Domba yang Siap Disembelih

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller

    RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua di mana pun berada. Jack Miller hanya finis di posisi ke-16 tanpa poin di GP Amerika 2 pekan lalu. Di lap-lap terakhir, dia dikalahkan Brad Binder (KTM) dan Franco Morbidelli (VR46 Ducati). Rider Pramac Yamaha itu bahkan juga kalah dari rekan setimnya sekaligus rookie Toprak Razgatlioglu yang finis tepat di depannya (15). BTW, top speed rata-rata yang mampu dibukukan Miller 10 km/jam lebih lambat daripada pemenang Marco Bezzecchi (Aprilia).

    Menurut Miller lintasan lurus COTA sepanjang 1,2 km menjadi mimpi buruk bagi semua pembalap Yamaha. “Ini proyek yang sedang dikerjakan. Tapi kami tetap fokus dan terus bekerja keras. Saya mencoba untuk bertarung dalam balapan. Tetapi setiap kali kami membuka gas penuh, kami seperti domba yang siap disembelih. Seperti stiker yang terkelupas satu per satu setiap kali melewati straight (lintasan lurus),” ungkap rider asal Australia itu.

    Jack Miller: Rasanya Seperti Domba yang Siap Disembelih

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller

    Jack Miller menambahkan, “Brad sampai 4 kali mencoba menyalip sebelum akhirnya berhasil. Dan dengan Franky, saya sedikit membuat kesalahan di stadium section (sektor 3 COTA dekat tribun penonton). Kami keluar dari tikungan terakhir bersama-sama, tetapi ada bendera kuning di tikungan pertama. Jadi kami terjebak lalu mengikuti pembalap didepan. Dan begitu kami membuka gas di straight, kami tidak bisa berbuat apa-apa.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Miller memberi sinyal bahwa mungkin Yamaha akan membawa up-grade untuk seri berikutnya di Jerez (24-26 April) mendatang. “Kami sedang berusaha dan mencoba yang terbaik. Mudah-mudahan di Jerez kami bisa sedikit lebih kompetitif dan kami akan mencoba untuk tampil lebih baik seiring berjalannya musim. Bukan karena kurangnya usaha,” tegas rider berusia 31 tahun itu.

    Miller melanjutkan, “Masih ada beberapa area, terutama dalam DNA motor yang harus terus kami kerjakan dan sempurnakan. Tetapi untuk saat ini, kami melakukan yang terbaik dengan apa yang kami miliki.”

    Jack Miller
    Jack Miller

    “Yang penting adalah kami mulai memahami motor dengan lebih baik dan membangun arah yang lebih jelas untuk masa depan. Sekarang saya menantikan untuk kembali balapan ke Eropa. Balapan yang lebih berdekatan seharusnya membantu kami mempertahankan momentum, menghadirkan beberapa pembaruan, dan terus berkembang ke arah yang benar,” imbuh rider berjuluk Thriller Miller itu.

    Di GP Brasil, Toprak dan Miller mengalami masalah cengkeraman ban belakang yang kronis. Namun di GP Amerika, keduanya mampu mempertahankan kecepatan selama 20 lap. Namun, keempat pembalap Yamaha tetap kalah lebih dari 25 detik dari pemenang Marco Bezzecchi.

    Toprak Razgatlioglu - Jack Miller
    Toprak Razgatlioglu – Jack Miller – Yamaha Pramac

    “Sejak pertengahan balapan, kedua pembalap menunjukkan bahwa mereka memiliki kecepatan untuk tetap dekat dengan 10 besar. Itu merupakan indikasi penting bagi kami. Ini adalah titik awal kami dan dari sinilah kami harus terus membangun. Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami telah mengurangi selisihnya secara signifikan dibandingkan dengan balapan pertama. Sekarang kita harus tetap fokus, terus bekerja, dan membawa tim serta para pembalap kita lebih dekat ke posisi yang seharusnya,” jelas Gino Borsoi selaku manajer Tim Pramac.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini