RiderTua.com – Untuk kalian yang rutin mampir ke RiderTua, ada update seru nih dimana Marco Bezzecchi mulai ditekan dari luar lintasan dengan perang urat syaraf (Psywar) ala Marc Marquez.. “Sekarang Bezzecchi yang punya risiko kalah,” ujar Marc Marquez, yang menegaskan bahwa ia sama sekali belum menyerah dalam perburuan gelar, meski setelah 3 seri belum menang, dan diborong oleh “Simply the Bez”..
Psywar Marc Marquez ke Marco Bezzecchi Dimulai: “Sekarang Bez Bisa Kalah!”
Akhir pekan di Austin jauh dari kata mulus seperti yang diharapkan Marc Marquez di salah satu trek favoritnya.. Pembalap asal Cervera itu finis di posisi kelima dalam balapan di mana ia harus berjuang keras sejak awal. Hukuman long lap karena insiden dengan Fabio Di Giannantonio di balapan Sprint langsung mematikan peluangnya untuk bertarung di barisan depan….

Turun ke P-11, memaksanya untuk mengejar dari belakang di tengah rombongan padat, situasi yang jelas tidak ideal.. Pada akhirnya, Marquez tetap berada di posisi kelima klasemen dengan 45 poin, sementara Marco Bezzecchi memperlebar keunggulannya menjadi 36 poin ( 81 poin total).
Marc berbicara jujur setelah turun dari motor dan tidak mencari kambing hitam atas hasil di Texas. Pembalap itu mengakui bahwa kesalahan datang dari dirinya sendiri dan bahwa posisi startnya dan insiden sebelumnya mempersulit keadaan lebih dari yang seharusnya. “Kalau kita bisa selamat dari masalah, itu berarti kita tidak benar-benar masuk ke dalamnya… tetapi kemarin kami malah mendapat masalah dan hari ini kami membayar mahal untuk hukuman itu,” jelasnya dengan jujur tentang bagaimana balapan utama Minggu berjalan buruk baginya.
Salah satu titik lemah terbesar Marc di musim 2026 ini adalah di fase start balapan… Dengan tangki penuh dan ban baru, motor menjadi jauh lebih menuntut secara fisik dan sulit dikendalikan. “Di MotoGP, kalau kamu start di tengah rombongan, kamu harus sabar, terutama di lap-lap awal,” ujar pembalap asal Catalan itu, yang mengakui bahwa ia masih kurang percaya diri untuk menghindari kesalahan ketika semua rider ngotot & berusaha maksimal di lap pertama.

Meski begitu, Marquez mulai menemukan ritmenya saat balapan berjalan.. Saat ban aus dan berat bahan bakar berkurang, pembalap dari Cervera itu mulai merasa lebih nyaman dan kompetitif. “Saya melihat banyak hal yang harus saya perbaiki selama balapan, terutama di lap awal karena saya belum benar-benar nyaman… saya tidak bisa menemukan ritme saya. Hari ini saya hampir melakukan kesalahan yang sama di tikungan pertama.. di situlah kekurangan saya, saya harus memperbaikinya. Ini kesalahan yang tidak disengaja,” ujar Marquez.
Kondisi fisik juga menjadi faktor yang berperan besar pada balapan hari Minggu. Crash yang dialaminya pada hari Jumat tidak memudahkannya di sirkuit yang menantang seperti Circuit of the Americas. “Ini kombinasi dari semuanya, termasuk karakter motor. Tapi memang di lap awal saya tidak cukup membantu situasi.. Ban baru dan semuanya lebih menguras fisik… Anda harus menggunakan semua kekuatan Anda, dan saya hanya memiliki kekuatan terbatas,” kata pembalap itu, meski ia merasa hasil akhir mungkin tetap tidak akan jauh berbeda walaupun dalam kondisi 100%… (sulit menang).

Marquez juga ingin menyoroti meningkatnya level persaingan di MotoGP saat ini. Ia yakin Ducati telah meningkat, tetapi menunjukkan bahwa pabrikan lain telah membuat lompatan yang lebih besar, sehingga membuat segalanya menjadi sangat sulit bagi mereka.
“Masalahnya datang dari pabrikan lain. Kami sudah berkembang dibanding tahun lalu, lebih cepat di hampir semua trek.. tetapi Aprilia telah melangkah lebih jauh, dan di situlah kami harus terus bekerja, lebih bersatu dari sebelumnya,” analisanya mengenai situasi persaingan teknis saat ini.
Kini fokus Marc sudah tertuju pada balapan berikutnya di Spanyol.. Kejuaraan Dunia akan menuju Eropa, dan Jerez tampaknya menjadi tempat yang ideal untuk mencoba mengubah momentum dan menemukan konsistensi yang selama ini kurang. “Semoga di Jerez kami bisa membuat sedikit kemajuan dan membalikkan situasi. Meskipun dalam hal kecepatan murni kami tidak buruk, kami hanya kurang konsistensi,” tambahnya, sambil berharap ada setelan motor yang bisa meningkatkan rasa percaya dirinya..

Dalam hal perebutan gelar, Marquez menegaskan bahwa musim masih panjang dan semuanya masih sangat terbuka.. Meskipun Bezzecchi dalam performa luar biasa dan tampak tak terkalahkan, Marc mengingatkan semua orang bahwa kejuaraan ini masih sangat panjang dan kesalahan akan terjadi pada siapa pun. “Baru tiga balapan, kalau kamu menyerah sekarang, itu kesalahan besar.. Kita harus terus menekan… masih banyak poin dan balapan yang masih bisa diraih,” ujarnya, mencoba tetap realistis sekaligus optimistis…
Strategi Marquez sekarang adalah mengambil langkah demi langkah dan memberi tekanan pada pemimpin klasemen, yang memiliki sesuatu untuk dipertaruhkan ( termasuk komentar serangan psikologisnya).
“Kemarin saya melakukan kesalahan, Bezzecchi juga bisa saja melakukan kesalahan di balapan lain, dan itu pasti akan terjadi lagi.. Sekarang posisinya: dia (Bez) yang memimpin dan tampil luar biasa. Artinya, dia yang punya sesuatu untuk dipertahankan. Sekarang hanya dia yang bisa kehilangan, sementara kami hanya bisa merebut,” pungkas pembalap Spanyol itu setelah hari Minggu yang melelahkan di Austin…

Kalau dilihat dari cara ngomongnya, Marquez ini lagi masuk mode ‘dangerous banget’..! Secara posisi dia memang tertinggal, tapi justru itu bikin dia balapan tanpa beban..dan itu biasanya versi paling berbahaya dari seorang Marc Marquez. Sementara di sisi lain, Bezzecchi sekarang mulai ngerasain tekanan sebagai leader. Nah, di sinilah serunya MotoGP: bukan cuma soal siapa paling cepat, tapi siapa paling tahan tekanan. Dan kalau Marquez mulai konsisten… bisa jadi cerita kejar-kejaran ini baru saja dimulai..
Tapi ingat Bez bukan pembalap baru di MotoGP.. apalagi dia punya mentor legenda Valentino Rossi dalam menghadapi tekanan saat memimpin klasemen saat ini bukan?… ciaoooo!!!











