Home MotoGP Pedro Acosta: Balapan Dipersingkat Karena Aspal Terkelupas, Itu Keputusan yang Tepat!

    Pedro Acosta: Balapan Dipersingkat Karena Aspal Terkelupas, Itu Keputusan yang Tepat!

    Pedro Acosta - Marc Marquez
    Pedro Acosta - Marc Marquez

    RiderTua.com – Halo rekan-rekan pembaca RiderTua. Pedro Acosta hanya mampu finis di posisi ke-7 tertinggal 10,6 detik dari pemenang Marco Bezzecchi (Aprilia) di GP Brasil. Rider KTM itu bisa dibilang cukup beruntung, karena dia satu-satunya pembalap yang memilih ban belakang soft yang berhasil finis di 10 besar. Sedangkan 5 pembalap lain yang memilih ban yang sama, semuanya finis di belakang atau mengalami crash..

    BTW, Race Direction memutuskan untuk mempersingkat balapan dari awalnya 31 lap menjadi hanya 23 lap saja. Alasannya, permukaan aspal di tikungan 11 dan 12 di sirkuit Aryton Senna terkelupas. Menurut Acosta, itu sebuah keputusan yang tepat. “Itu adalah keputusan yang tepat. Di beberapa bagian aspalnya seperti biskuit yang hancur,” ungkap rider berusia 21 tahun itu.

    Pedro Acosta: Balapan Dipersingkat Karena Aspal Terkelupas, Itu Keputusan yang Tepat!

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    Sebelumnya, para pembalap tidak dimintai pendapat terkait pengambilan keputusan tersebut. “Keputusan itu dibuat demi keselamatan, dan keselamatan adalah yang utama! Race Direction tidak perlu meminta izin kepada siapa pun untuk itu,” tegas Pedro Acosta.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Tim pabrikan KTM mencoba mengambil strategi yang berbeda dari para rivalnya. Namun hanya Acosta yang benar-benar mampu memaksimalkan pilihan ban tersebut. Start dari posisi ke-9, rider berjuluk El Tiburon itu naik ke posisi ke-5 dan bahkan sempat menyalip Jorge Martin dan menempati posisi ke-4. Kemudian dia disalip Alex Marquez dan Ai Ogura. Dan pada akhirnya dia hanya finis ke-7.

    Acosta memang sengaja mengambil risiko dengan mengubah pilihan bannya, untuk menutupi masalah yang sedang dialami motornya dan agar lebih cepat di tikungan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini tim pabrikan KTM tidak termasuk yang tercepat di trek lurus.

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    Acosta menjelaskan, “Jorge Martin adalah satu-satunya yang menyalip saya di tikungan atau saat pengereman. Kami kekurangan top speed. Kami tidak bisa mengalahkan siapa pun dengan kondisi seperti ini!”

    Untuk balapan berikutnya di Amerika akhir pekan ini, rider asal Murcia Spanyol itu juga tidak bisa berharap lebih. “Austin dengan dua trek lurusnya yang panjang, akan menjadi trek yang sulit bagi kami,” pungkasnya.

    Menjelang MotoGP COTA di Austin (27-29 Maret), Pedro Acosta turun dari puncak klasemen dan kini berada di peringkat 3 dengan perolehan 42 poin. Sementara itu rekan setimnya Brad Binder hanya menempati peringkat 9 dengan 13 poin.

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini