RiderTua.com – Selamat bergabung kembali di obrolan hangat khas RiderTua… Bro sekalian, BYD masih terbantu dengan penjualan mobil mungilnya di Indonesia, dimana Atto 1 mencatatkan hasil sebanyak 7 ribu unit hingga bulan lalu. Sementara itu penjualan model LCGC justru mengalami penurunan meski sudah memasuki kuartal pertama tahun ini.
βΆDaftar Isi
Atto 1 Terjual 3 Ribu Unit Tiap Bulannya di Tahun 2026
Boleh dibilang BYD Atto 1 sudah tidak bisa diremehkan lagi kalau membahas penjualannya. Sebab hingga bulan lalu saja penjualannya belum dikalahkan oleh mobil listrik lainnya, dimana bulan Februari model ini terjual 3,7 ribu unit. Kemudian bulan Januari terjual 3.361 unit, dan dengan ini total sekitar 7 ribu unit yang sudah terjual.

Ini tentu masih memberikannya posisi teratas di pasar BEV di Indonesia, bahkan masih membuatnya unggul atas pendatang baru, Jaecoo J5 EV. Sementara di segmen LCGC, modelnya masih belum bisa mencatatkan kenaikan penjualan karena masih ada penurunan hingga 26,46 persen dari tahun sebelumnya. Sebab selama periode Januari-Februari 2026, penjualannya mencapai 22.106 unit saja.
Itu sudah menjadi penurunan yang cukup signifikan dari yang dibayangkan, sebab seharusnya penjualannya tidak mengalami penurunan yang sangat drastis. Ini sudah membuktikan kalau pasar mobil listrik terus menggerus segmen LCGC hingga sekarang, dan ini mungkin sudah cukup mengkhawatirkan. Jelas karena pilihan mobil listrik murah semakin beragam dan tidak sedikit ada yang dijual dengan harga terjangkau.

Sigra Tetap Memimpin
Untuk penjualan mobil LCGC selama dua bulan pertama tahun ini, Honda Brio Satya menjadi model terlaris di segmennya dengan 6.526 unit terjual. Biasanya Daihatsu Sigra yang menjadi mobil LCGC terlaris, tapi tidak biasanya Brio Satya mampu mengungguli rival beratnya tersebut. Sementara Sigra berada di posisi kedua, tepat di atasnya Toyota Calya, Daihatsu Ayla, dan Toyota Agya.

Memang penjualan yang didapat Brio Satya masih unggul dari BYD Atto 1. Tapi penurunan penjualan di segmen LCGC sudah tidak bisa dihindari lagi, dan kalau ini dibiarkan, bisa-bisa segmennya bakal ‘dihabisi’ oleh mobil listrik murah.
Spesifikasi & Harga BYD Atto 1 (Seagull) 2026
| Kategori | Item | Dynamic | Premium |
|---|---|---|---|
| Spesifikasi | Baterai | 30,08 kWh (Blade) | 38,88 kWh (Blade) |
| Jarak Tempuh | ~300 km (NEDC) | ~380 km (NEDC) | |
| Tenaga | 75 PS | 75 PS | |
| Torsi | 135 Nm | 135 Nm | |
| Top Speed | 130 km/jam | 130 km/jam | |
| DC Charging | 30 kW | 40 kW | |
| Info Lainnya | Dimensi | 3.780 x 1.715 x 1.540 mm | |
| Roda | Alloy 16 inci (185/55) | ||
| Fitur | V2L (power external device) | ||
| Keamanan | Rem cakram 4 roda | ||
| Harga OTR Jakarta | Dynamic | Rp199.000.000 | |
| Premium | Rp235.000.000 | ||








