RiderTua.com – Salam gaspol buat pembaca setia RiderTua, dalam waktu dekat pabriknya akan segera memulai produksinya di Indonesia. Sementara impornya sudah dihentikan sejak awal tahun 2026, dan ini berarti tidak ada pengiriman unit baru ke dealer, setidaknya untuk sekarang.
▶Daftar Isi
Penjualan Mobil Listriknya Masih Cukup Bagus
Sejauh ini ‘Build Your Dreams’ masih menjadi salah satu merek mobil listrik nomor satu di Indonesia. Terbukti dengan penjualan dalam dua tahun terakhir masih memberikannya keunggulan atas kompetitor di pasarnya, termasuk rival senegaranya seperti Chery hingga Wuling. M6 dan Atto 1 menjadi andalan di pasarnya masing-masing dan mampu menjadi model BEV terlaris tahun 2024 dan 2025.

Sebelumnya mereka sudah mengkonfirmasi pembangunan pabriknya sudah rampung, tapi mereka masih harus melakukan penyelesaian sertifikasi. Belum lagi proses pengujian produksi yang harus dilakukan sebelum bisa memulai produksinya, dan ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama lagi. Tapi kalau prosesnya berjalan mulus, perakitan mobilnya bisa dilakukan lebih cepat dari yang diperkirakan.
Seharusnya impor mobilnya bisa dihentikan setelah pabriknya memulai produksinya. Tapi BYD melakukan sebaliknya, dimana impornya sudah dihentikan sejak awal tahun 2026 sebelum produksi mobilnya dimulai. Padahal mereka masih punya banyak pesanan yang harus dipenuhi di pasarnya, tapi sepertinya itu bukan menjadi masalah baginya kalau jumlah unit yang disediakan masih cukup untuk memenuhi permintaan konsumennya.

Model Unggulan
Mungkin mereka sudah menyiapkan sejumlah rencana setelah produksinya dimulai, seperti model yang akan dirakit lebih dulu. Kalau melihat dari larisnya model, Atto 1 bisa saja dirakit duluan, atau M6 dan Sealion 7, dimana keduanya juga sama-sama laris selama dua tahun terakhir. Tapi tentu Atto 3, Dolphin, dan Seal tidak bisa diabaikan lagi, karena ketiganya merupakan mobil pertamanya yang dijual di Indonesia.

Apapun itu, mereka siap memproduksi mobilnya kapan saja. Mereka juga siap mengekspornya kalau memungkinkan, meski itu membutuhkan persiapan lainnya, seperti menyesuaikan produk dengan permintaan di pasar tujuannya. Termasuk menentukan negara tujuan untuk mengekspor mobilnya, apakah di Australia atau Asia saja.
Spek & Harga BYD Indonesia (Estimasi 2026)
| Model | Spesifikasi | Info Lainnya | Harga Estimasi |
|---|---|---|---|
| BYD Atto 1 (Seagull) | Motor 75 hp / 135 Nm | Baterai Blade 30–38 kWh, jarak 305–405 km (CLTC) | Rp199 – Rp235 juta |
| BYD Dolphin | Motor hingga 204 hp | Hatchback EV, jarak ~410 km (NEDC) | Rp369 – Rp429 juta |
| BYD Atto 3 | Motor 204 hp | Baterai 49,9–60,4 kWh, jarak 410–480 km | Rp390 – Rp520 juta |
| BYD Sealion 7 | Motor hingga 523 hp (AWD) | SUV performa tinggi, 0–100 km/jam ~4,5 detik | Rp629 – Rp719 juta |
| BYD M6 | Motor 154 hp | MPV 6–7 seat, baterai 55–71 kWh, jarak 420–530 km | Rp383 – Rp433 juta |
| BYD Seal | Motor hingga 530 hp (AWD) | Sedan sport EV, jarak ~650 km, 0–100 km/jam 3,8 detik | Rp639 – Rp750 juta |








