RiderTua.com – Halo Bro-Sis pecinta MotoGP. Toprak Razgatlioglu sempat berada di posisi terakhir di siang hari pada tes pramusim Sepang hari terakhir. Bahkan rookie tim Pramac Yamaha itu kalah sekitar 3 detik dari tes rider Yamaha Augusto Fernandez. Hal ini membuat tim di garasinya sedikit panik….
“Tidak menyenangkan melihat diri saya berada di posisi seperti itu. Sebagai pembalap Superbike, saya terbiasa dengan sesuatu yang berbeda. Jujur, pagi itu tidak berjalan dengan baik. Saya bersemangat dan keluar trek dengan ban baru. Saya yakin saya bisa mencapai kisaran waktu 1:57.6 hingga 1:57.8 menit tetapi saya justru semakin lambat. Itu membuat saya kesal, dan motivasi saya menurun,” ungkap juara dunia WSBK 3 kali itu.
Toprak Razgatlioglu: Saya Belum Mampu Berkendara dengan Gaya MotoGP

Toprak Razgatlioglu sempat turun ke lintasan bersama rekan setimnya Jack Miller. “Saya berkendara bersama Jack untuk beberapa saat dengan ban baru. Sangat jelas, betapa cepatnya dia di tikungan terutama tikungan cepat,” ujar rider asal Turki itu.

Toprak Razgatlioglu Tubuhnya Terlalu Tinggi untuk MotoGP, Bermasalah dengan Ergonomi
Dengan tinggi mencapai 185cm Toprak merupakan pembalap tertinggi di grid MotoGP saat…
Selama tes shakedown, Toprak mencatatkan waktu di bawah 2 menit. Dengan catatan waktu 1:58.4 menit, penampilannya terbilang cukup baik selama 3 hari tes pramusim. Pada tes hari pertama, dia mencatatkan waktu 1:58.8 menit. Kemudian dia tidak turun ke lintasan selama sehari. Rider berusia 29 tahun itu justru hanya mampu mencetak catatan waktu 1:59.3 menit pada sesi ‘shoot-out’.

Namun Toprak berhasil membuat kemajuan di sore hari. “Pada sore hari kami mencoba set-up yang berbeda, dan dengan ban bekas saya menemukan ritme balap yang bagus lagi,” ungkapnya yang memperbaiki catatan waktunya menjadi 1:58.3 menit dan finis di posisi ke-18 tertinggal 1,924 detik dari pembalap tercepat Alex Marquez (Gresini Ducati).
Apa yang bisa disimpulkan Toprak setelah menjalani tes selama total 6 hari di Sepang? “Saya memang belajar sesuatu di sini, tetapi tidak banyak. Faktanya, saya belum mampu berkendara dengan gaya MotoGP. Cara balapnya benar-benar berbeda. Yang dibutuhkan justru gaya balap seperti di Moto2. Kuncinya adalah membuka gas dengan sangat halus dan penuh perasaan. Ban di MotoGP juga sangat sensitif. Dan tentu saja juga kecepatan di tikungan,” jawabnya.

Jack Miller: Toprak Mengendarai Motornya Seperti Chopper
Yamaha sebagai satu-satunya pabrikan yang masih menduduki peringkat konsesi D, para pembalap…

Toprak menambahkan, “Saya juga mengamati Alex Marquez. Apa yang dia lakukan saat memasuki tikungan dan saat berada di dalam tikungan sangat mengesankan. Ini jelas merupakan kombinasi gaya balap dan set-up, jadi kita harus mengerjakan keduanya. Saya rasa butuh sekitar 5 balapan sampai saya benar-benar menemukan caranya. Saya sangat berharap proses pembelajarannya bisa cepat.”
Sangat terlihat jelas bahwa Yamaha ingin memenuhi keinginan Toprak. Mereka melakukan segala upaya agar membuat Toprak nyaman dan familiar dengan motornya. Misalnya, Yamaha memasang setang clip-on yang lebih tinggi pada motor Toprak pada tes hari ketiga. Kemudian Toprak mencoba mendekati gaya balap yang disukainya dengan setang tersebut. “Sensasi pengeremannya sangat bagus, saya benar-benar kuat di sana. Tetapi dengan setang ala touring tersebut, saya sedikit kehilangan grip saat menikung dan top speed juga menurun,” jelas El Turco.

Untuk saat ini, pada dasarnya Toprak ingin mengubah motor MotoGP-nya agar terasa seperti motor superbike. Tetapi dia harus cepat mengubah gaya balap superbike-nya menjadi gaya balap MotoGP. Dan langkah ke arah itu sudah diambil pada tes hari terakhir. Untuk pertama kalinya, dia turun ke lintasan dengan bagian belakang yang tinggi lengkap dengan winglet.

Alex Marquez Tercepat di Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026 (FINAL)
Berikut ini ringkasan hasil tes pramusim MotoGP Sepang Malaysia 2026: Kamis (05/2/2026).…






