RiderTua.com – Balapan MotoGP putaran ke-11 di Austria berlangsung di Red Bull Ring, dan kemenangan diraih oleh Pecco Bagnaia dari Ducati, yang melanjutkan dominasinya setelah menang di sprint sebelumnya. Bagnaia memimpin dari awal hingga akhir dengan catatan waktu yang tak tersaingi, dan pada akhirnya berhasil menahan serangan Martin yang mengikutinya dengan ketat, meraih kemenangan yang solid. Martin, yang finis kedua, hanya bisa membuntuti Pecco hingga akhir balapan. Meskipun awalnya ia bertekad untuk mengalahkan Pecco, kali ini ia harus menerima kekalahan karena dominasi Pecco dan kecepatan balapan yang stabil. Bastianini menempati posisi ketiga, menjadikan podium diisi sepenuhnya oleh pebalap Ducati. Ketiganya merupakan pebalap yang didukung oleh mesin Desmosedici, yang membuat hasil ini menjadi kemenangan besar bagi Ducati, dan kemungkinan dominasi hingga akhir musim
MotoGP Austria Tanda-tanda Dominasi Ducati Hingga Akhir Musim?
Hasil Race MotoGP Austria 2024
Pada seri kali ini, Marquez menargetkan kemenangan pertamanya bersama Ducati. Namun, meskipun ia start dari barisan depan, ia melakukan kesalahan besar saat start. Ia gagal mengunci perangkat holeshot dengan benar, dan ketika panik di grid, sinyal balapan berubah. Meskipun ia mencoba memperbaiki kesalahan dengan tergesa-gesa, ia mengalami masalah serius. Marquez terjebak di antara kelompok pembalap yang mendekat dari belakang, dan di tikungan pertama, ia terpaksa keluar lintasan setelah bersinggungan dengan Franco Morbidelli. Setelah terlempar dari posisi 10 besar, Marquez terus berusaha memperbaiki posisinya, namun usaha terbaiknya hanya cukup untuk finis di posisi ke-4, sehingga ia kehilangan kesempatan untuk naik podium.
Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇
Di antara motor-motor Jepang, Nakagami dari Honda meraih posisi tertinggi dengan finis di urutan ke-14 dan mendapatkan poin. Fabio dari Yamaha sebenarnya /seharusnya bisa finis lebih tinggi, namun karena harus menjalani hukuman long lap akibat melewati batas lintasan, ia akhirnya finis di posisi ke-18, membuat balapannya sia-sia. Di Honda, Marini mengalami masalah mesin atau harus masuk pit di tengah balapan dan berhenti. Zarco juga tampaknya mengalami masalah atau kebingungan di awal balapan, akhirnya berjuang untuk posisi terakhir bersama Bradl, yang kali ini berpartisipasi sebagai wild card…
RiderTua.com - Di pasar Indonesia, TVS Callisto 110 dan Honda BeAT sama-sama mengisi segmen skutik entry-level yang ditujukan untuk mobilitas harian. Keduanya menawarkan konsumsi bahan...
RiderTua.com - Barusan All New TVS Callisto 110 sebagai model terbaru yang berubah total tampilannya ini rilis di Indonesia. Hadirnya motor ini jadi lawan...
RiderTua.com - Di pasar China, Honda NS150LA dan QJMotor Sunshine Dino MAX sama-sama bermain di segmen skutik retro premium 150cc yang menggabungkan desain klasik dengan...
RiderTua.com - Sundiro Honda yang memasarkan produknya di Tiongkok ini barusan merilis Honda NS150LA 2026 terbaru, tetap sebagai skutik retro-modern. Di pasar yang sama,...
RiderTua.com - Di pasar China, Dayang VRS150 dan QJMotor Hong 150RS sama-sama bermain di segmen skutik 150cc yang menawarkan mesin liquid-cooled, fitur modern, dan performa...
RiderTua.com - Dirilis di negeri asalnya, Dayang VRS150 2026 yang hadir sebagai skutik sporty bantet yang didukung mesin bertenaga, serta fiturnya pun udah lengkap....