Petrucci: Gaji Lebih Kecil dan Perang Ban

RiderTua.com – Dengan Barni Racing, Danilo Petrucci akan kembali ke kejuaraan dunia Superbike pada tahun 2023 dengan menunggangi Ducati Panigale V4R. Meskipun tawaran menggiurkan (mungkin gaji lebih gede di Amrik) untuk tetap membalap di MotoAmerica karena dia adalah runner-up 2022, namun tidak bisa melebihi apa yang ditawarkan di World Superbike.

Satu lagi yang menarik disini adalah seolah Petrucci membuka pengakuan bahwa salah satu ban relatif lebih cocok dengannya dibanding yang lain (Pirelli vs Dunlop)..

Sebagai mantan pembalap pabrikan Ducati di MotoGP (dua kali menang), Petrucci bukanlah seorang rookie. Terutama karena dia sudah mengenal motor tersebut dari Amerika Serikat, meskipun dengan ban Dunlop. Ini juga menjadi alasan utama, mengapa pembalap berusia 32 tahun itu memutuskan untuk tidak ikut balapan di tahun keduanya di MotoAmerica. Bahaya yang mungkin bisa mengancam pembalap lain adalah kondisi hujan atau grip rendah, karena Danilo adalah ‘Aquaman’ nya MotoGP.. 😁

Mengapa Danilo Petrucci Memilih Balapan di Superbike?

“Saya tidak mendapatkan jaminan teknis. Kejuaraan pasti bisa dimenangkan, tapi tahun ini Gagne tidak memiliki persaingan nyata. Kami bertarung sampai balapan terakhir, tapi hanya karena ada yang membuat beberapa kesalahan. Motor kami punya potensi besar, tapi dengan ban ini Anda membutuhkan sesuatu yang berbeda,” tegas Danilo Petrucci.

Petrucci merasakan perbedaan antara ban Dunlop dan Pirelli, saat melakukan uji coba dengan pembalap pabrikan Ducati di Misano pada musim semi 2022.

Danilo Petrucci
Danilo Petrucci

“Kami melakukan tes di Misano pada bulan Maret dan saya sangat lambat dibandingkan dengan rider-rider yang menggunakan ban Pirelli. Di World Ducati Week, mereka mengizinkan saya untuk menguji motor Alvaro dengan ban Pirelli. Meskipun berat Alvaro lebih ringan 30 kg dari saya, setelah 6 lap saya lebih cepat ketimbang saat tes dalam 2 hari. Sangat rugi tetap ikut ambil bagian di balapan AS, karena tahu bahwa potensi motor jauh lebih besar,” pungkas rider asal Italia itu.

Petruci masih punya semangat bertarung, tidak seperti mantan rekan setimnya dulu di Ducati (Andrea Dovizioso). Meskipun di Amerika mungkin dia akan tercukupi secara gaji lebih menjanjikan, namun kurang tantangan.. Dengan kata lain Petrucci mengatakan ban mana yang lebih baik? dan dia tidak mengejar ekonomi (gaji besar) ..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives