Stefan Bradl: Fairing Baru Honda Pasti Berguna di Balapan Dalam Cuaca Panas

RiderTua.com – Stefan Bradl naik dari posisi 22 ke 14 setelah FP1 di GP Inggris hari Jumat. Pembalap pengganti Marc Marquez itu mengurangi jarak ke posisi pertama (Fabio Quartararo) dari 2,169 detik menjadi 0,855 detik. Dan 1 menit menjelang akhir, pembalap Repsol Honda itu masih berada di posisi 12, namun akhirnya kembali merosot ke posisi 15. BTW, Bradl menggunakan fairing baru dengan ventilasi udara samping untuk pertama kalinya dalam sesi latihan di FP2, yang tampaknya dikembangkan dengan tergesa-gesa setelah masalah overheating di Sachsenring dan yang telah dia uji di Jerez pada pertengahan Juli.

Stefan Bradl: Fairing Baru Honda Pasti Berguna di Balapan Dalam Cuaca Panas

“Karena saya tidak balapan di trek ini sejak 2016, saya harus mengingat tikungan dan racing linenya terlebih dahulu. Di FP2 saya bergaul dengan baik dengan ban soft baru. Catatan waktu sangat mengesankan. Saya senang dengan performa kami. Kami membuat beberapa modifikasi set-up setelah FP1 berhasil. Motor ditangani lebih baik di sore hari,” kata pembalap berusia 32 tahun itu.

Stefan Bradl akan menggantikan Marc Marquez lagi ke sirkuit Silverstone

Stefan Bradl menambahkan, “Sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana, menurut saya. Karena kami menemukan setting yang bagus di FP1, saya merasa nyaman dengan itu. Tapi besok kami harus mengambil langkah maju lagi.”

Stefan Bradl menggunakan frame standar, seperti yang dia katakan, yaitu sasis yang terakhir dia gunakan pada bulan Juni. “Hanya Nakagami yang dibekali sasis baru,” katanya.

Itu berarti, Pol Espargaro telah terputus dari pasokan suku cadang baru karena dia akan kembali ke KTM.

“Untungnya di sini tidak terlalu panas, tapi kami masih mengambil kesempatan untuk menguji fairing baru dengan ventilasi tambahan. Saya mengkritik perkembangan panas di Sachsenring, jadi sudah waktunya untuk mengubah sesuatu. Fairing baru ini pasti akan berguna selama balapan dalam cuaca panas seperti di Thailand dan Malaysia. Mungkin juga di Spielberg atau Misano. Ini akan membantu,” imbuh Bradl.

Bradl berhasil naik tujuh tempat di FP2, bahkan sempat berada di posisi ke-12. Apakah dia pikir dia punya peluang untuk masuk ke Q2? “Begitulah rencananya. Saya terkejut di FP2 betapa besar perbedaan antara ban soft dan medium. Saya bisa memanfaatkan ban soft dengan baik. Kita harus menemukan set-up untuk berburu waktu dan pada saat yang sama mengatur set-up untuk balapan 20 lap dan ban balapan yang lebih hard. Saya ingin fokus terutama pada set-up balapan besok di FP4,” pungkas rider asal Jerman itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page