Aleix Espargaro ‘Tertipu’ Menara Catalunya? Ku Menangis!

RiderTua.com – Bintang Aprilia Aleix Espargaro gagal menempati posisi kedua di balapan kandang MotoGP di Barcelona karena kesalahpahaman yang tidak dapat dipercaya dan menangis tersedu-sedu di pit setelahnya. Ceritanya begini, fitur menara besar di Catalunya akan menampilkan tulisan ‘Lap 0’ jika pembalap pertama (kemarin Quartararo) memulai lap terakhir (last lap).. Nah pada saat itu Aleix mengira angka 0 artinya sudah berakhir dan dia menutup gas, karena di sirkuit lain last lap ditandai dengan angka-1 (kalau di Catalunya last lap= 0)..

“Saya melihat ke menara besar dan melihat tulisan ‘R1’. Jadi masih ada satu putaran lagi. Satu lap kemudian saya melihat ‘Lap 0’ dan saya mematikan gas,” kata Aleix. Di Catalunya angka 0 artinya last lap, di mana saat itu Quartarao baru saja memulai lap terakhirnya sementara Aleix malah menghentikan motornya.. Bagaimana dengan peringatan papan pit dari kru Aprilia di pinggir lintasan, apakah dia tidak melihatnya? Berikut penjelasannya..

(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Awalnya sangat indah di mana pembalap lokal dari Aprilia menjadi pole sitter dan memiliki peluang untuk menang melawan Fabio Quartararo di Barcelona pada hari Minggu. Namun, pembalap Catalan itu melewati garis finis di posisi kedua pada last lap ketika dia berfikir balapan sebanyak 24 lap-nya sudah berakhir. Itu semua karena dia salah melihat tanda di sirkuit..

Pembalap berusia 32 tahun itu baru menyadari kesalahan fatalnya setelah chicane pertama, ketika dia sudah turun kembali ke posisi enam di belakang Johann Zarco dan Joan Mir, yang menyerang dengan kecepatan penuh, serta melihat Luca Marini masih gaspol. Dia cuma bisa mengurangi kerugian posisi dengan manuver melawan Luca Marini untuk posisi ke-5, selebihnya tidak mungkin lagi. Di dalam garasi, pembalap yang mendapat julukan ‘Pak RT’ itu mundur ke pojok garasinya dan menangis.

Bahkan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta hadir untuk memberikan hiburan kepada pembalap yang juga sama-sama orang Spanyol. “Yang bisa saya katakan hanyalah maaf untuk tim saya. Itu adalah kesalahan yang tidak dapat diterima dalam kategori ini. Itu sepenuhnya salahku,” kata Aleix..

Pit Board Bagaimana?

“Kru pit saya cukup dekat dengan tikungan pertama. Terkadang saya tidak punya waktu untuk melihat papan pit. Terkadang saya juga tidak bisa membaca jarak ke Jorge Martin. Saya baru saja membuka gas. Saya kemudian melihat tulisan 0,6 detik di depan Martin. Saya kemudian melihat ke menara besar dan melihat tulisan ‘R1’. Jadi masih ada satu putaran lagi.”

“Satu putaran kemudian saya melihat ‘Lap 0’ dan saya mematikan gas. Ini sangat menyakitkan. Terutama saya ingin mengalahkan Fabio di kejuaraan Dunia, sehingga saya harus membawa poin ini. Saya kehilangan sembilan poin karena kesalahan itu.”

Membingungkan…

Rekan setimnya Maverick Vinales menjelaskan fitur khusus dari Circuit de Barcelona-Catalunya… “Menara selalu menunjukkan berapa banyak putaran yang masih harus ditempuh. Segera setelah pemimpin memulai putaran terakhir, di sini (Catalunya) akan tertulis ‘0‘ (di sebagian besar sirkuit ini akan tertulis ‘1‘). Aleix bukanlah pembalap pertama yang mengalami hal ini di Barcelona. Ini benar-benar sangat membingungkan.”

Mengomentari jalannya balapan, Aleix Espargaro mengatakan.. “Michelin mengatakan kepada orang-orang saya kemarin bahwa saya terlalu menekan ban. Saya benar-benar terlalu berhati-hati di awal balapan. Tapi ketika saya melewati Jorge Martin, saya cepat dan saya bisa mengatur waktu yang baik. Fabio sangat pintar di awal dan kemudian mengendalikan balapan. Tapi saya pikir saya bisa bertarung bersamanya. Sekarang sudah terlambat…”… pungkasnya..
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..! see: terms-of-service-Copyright)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page