Apakah Kemungkinan Skenario Marquez Dipindah ke Tim Satelit Seperti Rossi?

RiderTua.com – Era yang sedikit buram bagi karir seorang bintang selevel Marc Marquez, tentunya yang menjadi penghalang pertama adalah kondisi fisiknya, kedua adalah motornya. Bahkan jika paket Honda-nya dikembalikan ‘liar’ seperti versi 2019, era kejayaan Marc dulu justru kondisi fisiknya lebih tidak mampu menahan beban sebagai tumpuan manuver agresifnya. Operasi terakhir yang akan menentukan nasibnya akan dilakukan hari ini Selasa (31/5) di Mayo Clinic Rochester (Minnesota, AS).. Jika kondisi Marc tidak mengalami kemajuan dan hanya sesekali podium, maka kedepan skenario memindahkannya di tim satelit dan sebagai pembalap pengembangan bukan tidak mungkin. Tidak perlu gengsi karena juga dialami Rossi..

Dengan munculnya talenta muda seperti Ai Ogura atau Pedro Acosta, bahkan tidak mungkin membuang rider sekelas dia.. Marquez sama berharganya di Honda seperti Rossi bagi Yamaha, di tim satelit mungkin lebih masuk akal.. Tapi jika dia bisa sembuh, maka dia akan sering berada di podium dan menang lagi, lawan gigit jari.. Marc adalah pembalap dengan bakat tiada tanding (strategi, mental, maupun kecerdikannya) namun kini dibekap cedera yang menghalangi semuanya..

Marc Marquez akan terbang ke Amerika Serikat pada hari Selasa, setelah finis di urutan ke-10 di GP Mugello. Karier MotoGP-nya akan bergantung pada operasi keempat di lengan kanannya. Panggilan dari dokter dari Amerika datang saat latihan bebas pada hari Jumat, jika panggilan itu tiba sehari sebelumnya dia tidak akan berpartisipasi dalam balapan Mugello. Marc mencoba membalap dengan cara yang paling aman, tanpa mengambil risiko, tiba di garis finis 11 detik di belakang pemenang Pecco Bagnaia. Musim lain akan diarsipkan untuk pembalap Honda yang tidak punya pilihan lain dalam hidup dan berkarier di dunia balap.

Marquez akan melakukan perjalanan ke Mayo Clinic di Rochester, Minnesota pada hari Selasa, 31 Mei untuk operasi, di bawah arahan Dr. Joaquin Sánchez Sotelo. Dia kemudian akan kembali ke Spanyol untuk memulai pemulihannya.

Marc Marquez: ‘Saya sangat menderita, tidak bisa membalap seperti yang saya inginkan’

Manajer tim Repsol Honda Marquez, Alberto Puig mengatakan: “18 bulan yang lalu Marc menjalani operasi terakhir pada humerus kanannya dan sejak itu merupakan proses rehabilitasi yang panjang, kerja keras dengan kru medisnya di Madrid. Dan tentu saja kami telah berhasil dan cukup banyak kemajuan.

“Sayangnya posisinya di atas motor bukanlah apa yang benar-benar dia butuhkan untuk balapan karena dia ingin balapan dan sesuai dengan harapannya di akhir pekan balapan”.

Pemulihan Marquez ‘akan lama’

Seperti diberitakan sebelumnya, Marquez tidak ingin berspekulasi kapan dia akan fit untuk kembali balapan, tetapi mengakui itu akan memakan ‘waktu yang lama’. Mengingat sifat alami dari lengannya, banyak yang memperkirakan dia akan absen dari balapan MotoGP setidaknya selama beberapa bulan dan dia sekarang memikirkan persiapan untuk tahun 2023.

“Saya tidak tahu. Karena dokter mengatakan kepada saya setelah operasi, kami akan melangkah selangkah demi selangkah. Tapi itu akan lama tentunya,” kata Marquez. “Tetapi waktu untuk melakukannya (operasi harus)sekarang, karena bagi saya tidak ada cara untuk membalap seperti ini dan terlalu menderita. Saya tidak menikmatinya dan setiap akhir pekan adalah mimpi buruk, hanya untuk terus memaksa”.

Related Articles

5 COMMENTS

    • Klo sdh pernah dioperasi biasax sangkal putung g brani membantu. Kecuali blum pernah operasi alias msh spare part orisinil dr Gusti Allah😎

  1. Pindahin aja ke kursi penonton atau tribun, andai sj di motogp ga ada MM mungkin VR udah dapat juara dunia 10 nya
    Jadi pensiun bisa happy bukannya dongkol & kekki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page