Joan Mir: Cornering Speed Suzuki Hilang!

RiderTua.com – Di Le Mans, untuk beberapa saat Joan Mir merasa bahagia karena berhasil berada di lintasan depan MotoGP. Namun sayang, crash membuatnya kehilangan podium. Dua minggu kemudian, pembalap Suzuki Ecstar itu datang ke Mugello dengan semangat baru. Tetapi performanya masih jauh dari ekspektasi. Mir tidak mampu mendekati posisi teratas dalam sesi apa pun. Bahkan dia harus start dari posisi ke-17 di grid di trek sepanjang 5,2 km itu.

“Perbedaan motor saat ini dengan motor tahun lalu tidak terlalu besar. ‘Ride Height Device’ dan motornya tentu saja sedikit berbeda. Jadi kami harus memahami dasar kami, dan melihat apa yang telah dilakukan pembalap lain dengan lebih baik. Aneh, motor kami tidak bekerja di trek yang dulu cocok untuk kami. Misalnya Qatar atau Mugello. Hal-hal aneh juga terjadi pada roda depan di Portimao. Ada yang tidak beres!” ujar pembalap berusia 24 tahun itu. Masalah terbesar Suzuki adalah kecepatan di ‘tikungan panjang’ terlalu rendah. Dimana biasanya itu adalah area terkuat mereka..

Joan Mir: Ada yang Tidak Beres!

“Saya tahu bahwa dengan paket kami, saya tidak akan bisa menyelesaikan 23 lap di level tersebut. Saya berada di belakang Jorge Martin dan pembalap lain di straight (ujung trek lurus). Karena slipstream, saya tidak dapat mengerem motor seperti yang direncanakan, saya sedikit keluar dari jalur ideal. Saya kemudian crash karena roda depan slip,” imbuh Mir yang crash di Mugello setelah hanya melahap 7 lap.

Rekan setim Alex Rins itu menambahkan, “Feeling sepanjang akhir pekan tidak normal. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak bisa mengeluarkan kecepatan menikung (cornering speed) kami dari tahun lalu. Jika saya memberi lebih banyak tekanan, saya tidak bisa masuk ke tikungan. Kami harus mengambil langkah yang sangat besar untuk dapat melakukan apa saja. Dalam kondisi kesulitan seperti ini, saya lebih suka tinggal di rumah.”

Di mana letak masalah terbesar Suzuki? Suzuki adalah salah satu motor paling konsisten di lintasan selama 6 balapan pertama. “Masuk tikungan dan pengereman adalah masalah kami. Kecepatan di tikungan panjang terlalu rendah. Dimana biasanya itu adalah area terkuat kami,” pungkas Mir.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page