Honda Brio Inden 2 Bulan, Semakin Parah?

RiderTua.com – Honda Brio masih menjadi mobil terlaris Honda di Indonesia bulan April lalu. Namun mereka masih dihadapkan dengan situasi yang tak menentu seperti krisis chip semi-konduktor. Akibatnya inden Honda Brio bisa mencapai dua bulan lamanya. Ditakutkan waktu tunggu indennya bakal lebih lama lagi jika keadaan belum memulih.

Baca juga: Honda Brio Nyaris Terjual 5 Ribu Unit Pada April 2022!

Honda Brio Indennya Kini Mencapai Dua Bulan

Brio sukses menjual hingga 4,9 ribu unit sepanjang bulan April lalu, dan ini sudah menjadi hasil yang cukup bagus. Selain tetap menjadi mobil terlarisnya Honda, Brio masih bisa menguasai segmen LCGC dengan model Satya. Namun semua ini akan terasa sulit untuk ditingkatkan lagi pada bulan ini.

Sebab diketahui waktu tunggu inden Brio kini mencapai dua bulan lamanya, dan ini sudah cukup lama dari yang diduga sebelumnya. Sebab seharusnya model seperti Brio memiliki waktu tunggu selama satu bulan atau kurang dari itu. Namun apa daya, permintaan akan model ini yang cukup tinggi di pasar tak seimbang dengan kemampuan produksi mobil Honda di tengah situasi saat ini.

(Honda Indonesia)

Belum Efektif?

Padahal sebelumnya Honda sudah meningkatkan kapasitas produksi Brio dengan ‘mengorbankan’ produksi Mobilio. Namun sepertinya cara tersebut kurang efektif untuk memenuhi semua permintaan konsumen Brio. Terlebih krisis chip dan kondisi pasar yang belum membaik tetap menjadi masalah utamanya.

Honda meminta maaf kepada konsumen yang harus menunggu lebih lama lagi hingga mobilnya dikirim ke rumah. Mereka sudah tak bisa menghindari permasalahan yang menganggu produksi mobilnya tersebut. Walau demikian, Honda berusaha sebisa mungkin untuk memenuhi permintaan konsumen Brio.

Memang tak hanya Brio yang terdampak, tetapi juga HR-V dan BR-V. Sepertinya Honda mulai kerepotan mengurusi semua pemesanan yang membeludak ini sejak model generasi barunya dirilis.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page