Marc Marquez: Semua Pembalap Honda Mendapat Masalah Tak Terduga

RiderTua.com – Marc Marquez: Semua pembalap Honda mendapat masalah tak terduga… Setelah mengalami crash dan hanya berada di posisi ke-22 di FP2 MotoGP pada hari Jumat, rider berusia 29 tahun itu nothing to lose. Dia sangat ingin masuk 2 besar di Kualifikasi 1 di Sirkuit Mandalika tetapi persaingannya sangat ketat. Selain ada Pol Espargaro, ada juga Pecco Bagnaia, Taka Nakagami dan Alex Rins, misalnya. Meski begitu, Marquez tidak ingin menyalahkan kegagalan kualifikasi Honda hanya pada ban Michelin baru. “Karena bannya sama untuk semua tim,” ungkapnya.

Marc Marquez: Semua Pembalap Honda Mendapat Masalah Tak Terduga

Setelah dua kali crash hanya dalam waktu sekitar 6 menit, rencana Marc Marquez gatot alias gagal total. Tidak seperti Bagnaia dan Rins, dia terjebak di Q1 dan sekarang harus start dari posisi 14 di grid di mana peluang menyalip sangat sedikit dan jarang terjadi. Ini jelas memalukan bagi Honda, karena pembalap pabrikan RC213V lainnya bahkan lebih buruk! Pol Espargaro start dari posisi ke-16.

“Memang benar semua pembalap Honda punya masalah yang tidak terduga, itu sudah terlihat sejak di FP1. Ya, di FP1 dan FP3 kami memiliki kondisi campuran, trek tidak benar-benar kering,” kata Marquez.

Pembalap asal negeri Matador itu menambahkan, “Tapi ketika trek benar-benar kering, kami benar-benar bermasalah dengan Honda. Di Q1 saya tidak siap untuk hasil teratas, tetapi saya mencoba. Tidak ada pilihan lain jika saya ingin masuk ke Q2. Memang benar bahwa saya bisa menghindari crash kedua setelah menyalip Nakagami. Tapi saya tahu itu lap terakhir saya, kesempatan terakhir saya, dan ketika saya terlalu jauh di tikungan 12, saya berakhir di trek yang kotor dan roda depan slip.”

“Balapan besok akan sangat sulit karena saya start dari posisi ke-14. Karena penalti Morbidelli, saya kehilangan tempat ke-15 di grid. Yang saya lebih suka, karena itu adalah tempat yang bersih. Bagaimanapun, hari ini bukan hari kita. Saya hanya bisa berharap bahwa saya akan memiliki perasaan yang lebih baik untuk motor di balapan besok,” imbuh kakak Alex Marquez (LCR) itu.

Pada hari Kamis, Marquez sudah mengeluh, “Dengan motor baru saya tidak merasakan bagian depan ketika saya dalam bahaya crash.”

Pemenang MotoGP 59 kali itu melanjutkan, “Saya menyebutkan bahwa kami menghadapi masalah yang tidak terduga di sini. Karena pada tes di sini 4 minggu lalu, kami pembalap Honda semua sangat cepat. Baik saya, Pol, Taka, dan adik saya. Dan sejak kami kembali ke sini untuk balapan, kami kesulitan dengan roda belakang.”

“Ini memberi beban lebih pada roda depan, tapi saya tidak bisa berkendara dengan baik seperti ini karena saya merasa tidak nyaman dengan ban depan di Qatar. Tapi, Tim dan pabrikan lain memiliki ban yang sama! Jadi kita tidak bisa hanya menunjuk ban sebagai sumber masalah. Kami perlu menemukan cara untuk memanfaatkan konstruksi ban baru ini dengan karkas yang lebih keras.”

Marc tahu bahwa pabrikan lain dapat menangani karkas Michelin yang lebih keras dengan lebih baik. “Quartararo melaju di waktu yang sama seperti saat tes,” kata pembalap asal Cervera-Spanyol itu dengan heran.

Bukan tidak mungkin konstruksi ban ini juga akan digunakan pada balapan di suhu panas lainnya pada 2022. Misalnya di Buriram-Thailand. “Ya, itu bisa terjadi. Saya juga ingin menyebutkan bahwa dulu saya berhasil memenangkan balapan dengan ban ini. Tapi sekarang kita punya motor yang berbeda,” katanya optimis.

Sebagai perbandingan, Fabio Quartararo melaju 0,007 detik lebih cepat hari ini ketimbang saat tes. Brad Binder dengan 0,141 detik, di sisi lain Marc Marquez 0,237 detik lebih lambat ketimbang tes pada Februari lalu ketika dia juga finis ke-14. Bagaimana dengan Pol Espargaro? Pembalap Repsol Honda itu menempati posisi pertama pada tes di bulan Februari dengan catatan waktu 1:31.060 menit, hari ini dia lebih lambat 0,771 detik.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives