Franco Morbidelli Kena Penalti Turun Grid, Tidak Antri Saat Sesi FP3

RiderTua.com – Franco Morbidelli kena penalti turun grid, karena tidak antri saat sesi awal dimulainya FP3.. Memang ini adalah peraturan baru di Mandalika yang di kirim lewat email tim dan tim Franky melewatkan peratuan poin itu (ada beberapa pengumuman dan tidak membaca tetang ‘antri’ saat memulai sesi FP).. Pada Jumat malam, pembalap pabrikan Yamaha MotoGP itu masih berseri-seri setelah tampil apik di sesi latihan pertama. Sehari kemudian, runner-up 2020 itu harus berusaha keras menyembunyikan kekecewaannya. “Itu bukan hari saya,” kata Franky lesu. Setelah sesi kualifikasi yang gagal, Franco Morbidelli turun tiga tempat lagi pada hari Sabtu di Mandalika (dari P-12 turun ke P-15). Meskipun start dari posisi 15 di grid, dia berkata, “Ini sulit, tetapi bukan tidak mungkin mampu melesat kedepan.”

Franco Morbidelli Kena Penalti Turun Grid, Tidak Antri Saat Sesi FP3

Sementara rekan setimnya di Yamaha, Fabio Quartararo berhasil merebut pole position, Morbidelli crash di awal sesi di tikungan 5  pada Q2. Dia kemudian hanya berada di tempat ke-12, tetapi itu tidak cukup. Franky kemudian turun tiga tempat karena dia mengabaikan prosedur start yang diberikan setelah FP3 di awal latihannya dan memposisikan dirinya di depan pembalap yang lain.

“Maaf. Saya melewatkan pengumuman Komisi Keselamatan dan mungkin dikatakan di sana. Akibatnya pagi ini (FP3) saya memulai dan melewatkan antrian. Saya pindah tempat di saat-saat terakhir ketika Joan sudah memulai dan itu ketat. Saya membuat kesalahan, hukuman itu benar,” ungkap Morbido.

Pihak pengurus balapan (race direction) sudah menerbitkan ‘Pemberitahuan untuk Semua Tim MotoGP’, jadi seharusnya Franky telah diberitahu tentang masalah antrian ini, “Kami mendapat email. Saya mendapat informasinya di pagi hari, tetapi saya mungkin melewatkan bagian di mana dikatakan bahwa kita harus mengantre saat memulai sesi latihan,” jelasnya.

Franky berkata tentang crash itu, “Itu juga kesalahan saya. Saya membalap di tempat yang basah seperti tidak basah sama sekali. Saya berasumsi bahwa tidak ada lagi titik basah. Di FP4 saya masih berhati-hati tetapi di kualifikasi saya tidak melihat semua itu di lap keluar, jadi saya juga masuk ke tikungan seperti tidak ada titik basah. Faktanya, itu masih agak basah dan saya kehilangan kendali di bagian depan.”

Pembalap murid VR46 itu kembali ke jalurnya tetapi kesulitan. “Kemudian saya harus menggunakan ban medium bekas dari FP4 dan saya tidak melakukannya dengan baik. Dan saya kehilangan 0,6 detik di sektor kedua, itu tidak maksimal. Saya hanya kehilangan waktu di sana karena saya melakukan kesalahan di tikungan ke-7,” lanjut pembalap blasteran Italia-Brasil itu.

Apa yang masih mungkin dari posisi start 15? Dan di trek yang ditakuti banyak pembalap karena sangat sulit untuk menyalip. “Tidak ada yang tidak mungkin. Kami cepat dan ada tempat di mana kita bisa menyalip,” jawab Morbidelli.

Di mana dia melihat peluang untuk menyalip? Begini, kita bisa menyalip di setiap tikungan. Memang sulit dengan motor kami, tapi itu bukan tidak mungkin,” tegas murid Valentino Rossi itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives