Darryn Binder: Slipstream MotoGP Sangat Menakutkan!

RiderTua.com – Beda dengan Slipstream Moto3 (250cc), Darryn Binder berujar slipstream di MotoGP (1000cc) sangat menakutkan. “Di awal balapan benar-benar menakutkan. Terutama ketika kita keluar dari slipstream dan merasakan turbulensi udara. Juga ketika kita mengerem di belakang pembalap lain, itu benar-benar menyedot kita, jadi saya harus banyak berkonsentrasi,” katanya.. Sebuah topik kontroversial sebelum awal musim adalah promosi Darryn Binder dari kelas Moto3 langsung ke MotoGP di tim WithU Yamaha MotoGP yang baru didirikan. Namun, pada race pembuka musim di Qatar, rider asal Afrika Selatan itu tampil mengejutkan dan finis di urutan ke-16. Meskipun dia gagal mendulang poin kejuaraan pertamanya di kelas utama dan terpaut 41,1 detik dibelakang pemenang Enea Bastianini. Darryn menjadi rookie terbaik kedua di belakang Remy Gardner (Tech3-KTM). Dia meninggalkan Fabio Di Giannantonio (Ducati) dan Raul Fernandez (Tech3-KTM) di belakangnya.

Darryn Binder: Slipstream MotoGP Sangat Menakutkan!

Di kualifikasi, Darryn Binder hanya berhasil menempati posisi ke-24 atau posisi terakhir di grid. Tetapi setelah lap pertama dia berhasil naik ke posisi ke-21. “Saya belajar lebih banyak di 22 lap balapan ketimbang di lebih dari 100 lap selama tes. Balapan ini tidak mudah bagi saya, saya terus mengalami berbagai masalah. Crash di kualifikasi juga tidak bagus. Saya merasa bisa menjadi lebih baik di setiap sesi latihan tetapi tidak pernah berhasil,” ujar adik Brad Binder (Red Bull KTM) itu.

Oleh karena itu, pembalap berusia 24 tahun itu menetapkan target sederhana untuk balapan MotoGP pertamanya. Darryn berkata, “Target utama saya adalah menyelesaikan balapan dan belajar sebanyak mungkin dalam 22 lap. Saya memiliki awal yang baik, bahkan jika saya sedikit takut saat memasuki tikungan pertama. Saya tidak tahu apakah remnya cukup hangat dan bagaimana reaksi tangki penuh saat pengereman, yang membuat saya sedikit nervous.”

“Tapi di akhir lap pertama, saya menyadari bahwa saya cukup cepat dibandingkan dengan pembalap di depan saya, jadi saya mulai menyalip mereka. Mulai dari lap 5, ban perlahan aus, jadi saya pikir saya akan berada dalam masalah besar. Tapi begitu saya mengubah pemetaan dan sedikit tenang, semuanya berjalan sangat baik,” imbuhnya.

Remy Gardner dengan keras mengkritik atas tindakan Darryn.

Slipstream Moto3

Ketika ditanya apa perbedaan terbesar antara Moto3 dan balapan MotoGP, Darryn menjawab, “Tentu saja, perbedaannya sangat besar. Di awal balapan benar-benar menakutkan. Terutama ketika kita keluar dari slipstream dan merasakan turbulensi udara. Juga ketika kita mengerem di belakang pembalap lain, itu benar-benar menarik kita, jadi saya harus banyak berkonsentrasi.”

“Saya takut jika saya mengerem ke titik pengereman normal karena kecepatan ekstra dari slipstream, saya tidak bisa lagi menikung. Pada akhirnya saya bisa menyalip beberapa pembalap, yang memberi saya kepercayaan diri. Selama tes, saya disalip oleh banyak pembalap yang tak terhitung jumlahnya. Tetapi saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk menyalip siapa pun,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives