Mode Santai: Marc Marquez Belum Kerahkan Semua Kecepatannya

RiderTua.com – Masih memakai ‘Mode Santai’, Marc Marquez masih belum keluarkan semua kecepatannya, dia berharap bisa melibas lebih banyak lap di Mandalika… Untuk pertama kalinya sejak GP Misano (24 Oktober), Marc Marquez kembali menunggangi RC213V nya di tes pramusim Sepang. Pada tes hari pertama, dia sempat mengalami dua kali crash dan menyelesaikannya di posisi ke-8. Dan tes hari kedua, pembalap Repsol Honda itu bertahan diposisi yang sama (ke-8) kalah 0,201 detik dari catatan waktu terbaik Enea Bastianini (Gresini-Ducati) di lintasan sepanjang 5,5 km itu. Marc Marquez mengungkapkan bahwa dirinya lebih santai untuk tes hari Minggu setelah dua kali jatuh di hari Sabtu. “Tapi saya cepat meskipun memakai ‘easy mode’, bahkan di trek basah,” ujar rider asal Cervera-Spanyol itu.

Marc Marquez Berharap Bisa Melibas Lebih Banyak Lap di Mandalika

GP Jerez 2020 yang digelar 19 Juli, adalah balapan yang tak akan terlupakan bagi Marc Marquez. Saat itu dia mengalami crash parah yang mengakibatkan patah tulang lengan atas yang memaksanya harus absen selama beberapa bulan. Pada bulan Oktober 2021, dia kembali mengalami crash saat latihan off-road dan kali ini dia menderita diplopia (penglihatan ganda). Bahkan keikutsertaannya dalam tes Sepang, baru dipastikan kurang dari 2 minggu.

Marc Marquez mengatakan, “Saya dapat mengatakan bahwa, sekarang saya dalam kondisi yang sama baik seperti saya di musim dingin 2018/2019. Saya merasa baik-baik saja, tetapi saya baru benar-benar memulai latihan fisik dua minggu yang lalu. Kemarin saya bisa membalap dengan baik. Bahkan hari ini di pagi hari ketika saya memacu, saya melaju dengan baik. Tapi kemudian seiring berjalannya waktu, saya tidak dapat konsisten mempertahankan kecepatan.”

“Membalap dengan cepat, benar-benar gas pol, kita tidak dapat melakukannya dalam jangka waktu yang lebih lama. Rencananya, saya hanya akan membalap sepanjang hari. Tapi kemudian saya meminta tim untuk mengakhiri program lebih awal, paginya saya istirahat lebih lama dan sorenya kembali ke trek. Tapi sorenya kami dihentikan oleh hujan. Tetap saja itu adalah latihan terbaik bagi saya ketika saya bisa mengendarai MotoGP Honda, karena itu juga tentang memahami motor baru dengan lebih baik. Saya tidak dapat menguji di Jerez pada bulan November. Jadi ini adalah pertama kalinya saya menggunakan motor baru ini.”

Akhir pekan depan, Marc Marquez berkendara selama 3 hari di Sirkuit Mandalika. Dia berharap ada perbaikan lebih lanjut di sana. Pembalap berusia 28 tahun itu menambahkan, “Dua hari terberat pasti Sepang, karena itu adalah trek yang sangat menuntut fisik. Sepang menuntut segalanya dari kita. Tes pertama ini selalu sangat berat setelah liburan musim dingin. Tapi sekarang kita bisa istirahat selama 4 har sebelum tes 3 hari di Mandalika. Saya menantikan tes berikutnya dan saya akan senang jika saya bisa menyelesaikan lebih banyak lap.”

“Apa yang meyakinkan saya? Karena kecepatan ada di sana. Saya merasakannya dengan jelas di pagi hari selama ‘berburu waktu tercepat’ (time attack). Ketika makan siang, catatan waktunya juga bagus ketika saya memacu. Kemarin saya membuat dua kesalahan. Untuk hari ini saya telah memutuskan untuk tidak mengambil risiko crash lagi. Saya sedikit memperlambat kecepatan saya dan membalap dengan mode nyaman. Sore harinya saya keluar lagi di lintasan basah untuk mengenal motor baru dalam kondisi basah. Saya kembali cepat dalam kondisi basah. Itu sebabnya saya senang,” pungkas kakak Alex Marquez (LCR) itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives