Cedera Akhiri Tes WSBK Lecuona Lebih Awal

RiderTua.com – Cedera mengakhiri tes WorldSBK Lecuona lebih awal dari yang dijadwalkan.. Iker Lecuona akan melewatkan hari ketiga tes Superbike di Jerez karena jari kelingkingnya retak. Pembalap HRC jatuh pada tikungan-12 tetapi tanpa cedera serius. Babak baru di ajang Superbike bagi Iker Lecuona tidak diawali dengan berita bagus. Mantan pembalap MotoGP KTM Tech3 itu akan absen pada tes hari ketiga Jumat dan terakhir di Jerez karena mengalami crash pada hari ke-2. Di pagi hari dia dilaporkan alami highside di tikungan-12 yang memaksanya harus dibawa ke pusat medis.. Sampai saat itu dia telah mencatatkan waktu di 1:40.430, meningkatkan lap time tes hari-1 beberapa sepersekian detik dan yang membuatnya mendapatkan peringkat keempat sementara pada hari Kamis. BTW Iker kok ganti nomor dari 27 menjadi 7 di SBK milik Chaz Davies yang pensiun, setelah kemarin pakai nomor Stoner..

Crash yang dia alami tidak memungkinkan dia untuk meningkatkan waktu lap dan kepercayaan diri dengan CBR 1000-RR. Musim 2021 yang sulit bagi Lecuona, yang menutup musim MotoGP sebagai pembalap dengan crash terbanyak. Catatan lap terbaik sejauh ini dipegang oleh Jonathan Rea, yang tidak ikut tes hari kedua karena keputusan KRT untuk menunda satu hari pengujian. Sementara pembalap HRC itu menyelesaikan lap ke-24 ketika dia jatuh di salah satu tikungan tercepat, mendapat hantaman keras di tangan kirinya.

Radiografi pertama menunjukkan patah pada jari kelingkingnya yang memaksanya untuk menyerah lebih awal. Setelah di rawat di rumah sakit, dia tidak menderita cedera serius, meskipun dalam beberapa hari ke depan dia harus kembali ke dokter untuk cek. Iker Lecuona akan kembali mengendarai Fireblade dalam tes Superbike pribadi berikutnya yang dijadwalkan akhir Januari, sekali lagi di Jerez. Hanya rekan setim dan pembalap baru Xavi Vierge yang akan berada di pit HRC pada hari Jumat.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page