Honda Siap Ekspor All New BR-V ke 30 Negara

0
(Honda Indonesia)

RiderTua.com – Sejak mendapatkan perombakan untuk pertama kalinya, All New BR-V sudah mendapat sambutan baik dari konsumen Indonesia. Honda sudah bersiap untuk memproduksi mobil ini untuk memenuhi permintaan konsumen dalam negeri. Selain itu, mereka juga akan mengekspor BR-V ke 30 negara di seluruh dunia. Tapi untuk pertimbangan model tersebut bakal dirakit di luar negeri masih belum diputuskan.

Baca juga: Honda Sudah Kenalkan SUV RS Concept, Kapan Diproduksi?

Honda akan Ekspor BR-V ke 30 Negara

Seperti model sebelumnya, BR-V akan diproduksi lokal di Indonesia, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 84 persen. Kalau sudah begini, BR-V generasi terbaru otomatis sudah mendapatkan insentif PPnBM. Memang karena model ini sudah cukup lama diproduksi di Tanah Air.

Produksinya baru akan dimulai tahun depan, dan Honda siap untuk memenuhi semua permintaan dari konsumennya. Seperti sebelumnya, BR-V tetap dijadikan sebagai salah satu komoditas ekspor ke luar negeri. Tercatat ada 30 negara di kawasan Asia, Afrika, sampai Amerika Selatan dan Tengah yang akan menjadi tujuan All New BR-V.

(Sindo News Otomotif)

Banyak Peminat

Honda Prospect Motor (HPM) mengaku kalau sebenarnya All New BR-V dikembangkan untuk pasar Indonesia. Tapi siapa sangka kalau model ini memiliki potensi besar untuk dijual di luar negeri pula. Apalagi dengan segmen SUV yang tengah berkembang pesat, tentu ini menjadi momen yang tak boleh dilewatkan oleh mereka.

Targetnya, Honda bisa menjual hingga 40 ribu unit BR-V per tahunnya di Indonesia, dan 10 ribu unit per tahun untuk ekspor. Mungkin itu angka yang cukup tinggi, terlebih model generasi keduanya ini baru dirilis di pasar. Tapi Honda optimis mereka dapat mencapai targat tersebut, walau kondisi pasarnya belum sepenuhnya memulih.

Namun mengenai potensi BR-V bakal dirakit di negara lain masih belum diputuskan oleh Honda, sebab generasi sebelumnya pernah dirakit di Thailand hingga Filipina. Mereka akan mendiskusikannya lebih jauh dengan pihak prinsipal. Jika saja suatu saat nanti mereka kewalahan dalam mengurusi semua permintaan baik dari dalam maupun luar negeri.

Leave a Reply