Kenapa Mike Leitner Diganti?

2

RiderTua.com – Kenapa Mike Leitner diganti?.. Bagan organisasi untuk proyek MotoGP KTM ‘terbalik’. Mike Leitner sebagai manajer balapan, dikatakan sering memiliki pengaruh kuat pada keputusan teknisi yang bertanggung jawab, sehingga menyebabkan kerugian gesekan dan diskusi yang memakan waktu. Para insinyur memiliki data yang dapat diandalkan, Leitner sering mengandalkan pengalaman praktisnya, yang menyebabkan perbedaan pendapat di komite teknis.

Di musim panas, Danilo Petrucci tidak merahasiakan fakta bahwa struktur personel di KTM tidak cukup untuk bertahan melawan Ducati dalam jangka panjang. Mantan pembalap pabrikan Ducati dan pemenang GP dua kali itu mengkritik tim Tech3-KTM yang tidak bekerja cukup erat dengan pabrikan dan tim pabrikan. Bos KTM, Pit Beirer rupanya menanggapi saran ini dengan serius. Dimana beberapa saat kemudian, insinyur balap asal Italia Fabio Sterlacchini (tangan kanan Gigi Dall’Igna) dibawa ke Munderfing (bekerja sebagai Direktur Teknis Track di Ducati Corse hingga akhir 2020). Danilo Petrucci mengenalnya sebagai seorang Ducati yang dihargai sebagai ahli di bidang MotoGP.

Kenapa Mike Leitner Diganti?

Mike Leitner

Usai GP Valencia, Mike Leitner mengatakan, “Tahun ini kami tidak melakukan semuanya dengan benar, tetapi juga tidak semuanya salah. Karena kami berhasil meraih peringkat 6 dalam kejuaraan pembalap bersama Brad Binder. Dan seperti tahun lalu, meninggalkan pembalap terbaik Honda di belakang kami.”

Tetapi pada saat ini di KTM Factory Racing di Munderfing (150 karyawan) proyek MotoGP telah ditetapkan untuk masa depan yang lebih sukses.

Direktur Motorsport Pit Beirer rupanya menanggapi saran ini dengan serius. Karena beberapa saat kemudian, insinyur balap asal Italia Fabio Sterlacchini dibawa ke Munderfing (bekerja sebagai Direktur Teknis Track di Ducati Corse hingga akhir 2020). Danilo Petrucci mengenalnya sebagai seorang Ducati yang dihargai sebagai ahli di bidang MotoGP.

Di Italia dikatakan bahwa Sterlacchini adalah tangan kanan Gigi Dall’Igna. Tetapi sejauh ini Ducati belum mau mengkonfirmasi representasi ini.

Sterlacchini kini telah dipromosikan menjadi ‘Kepala Teknologi MotoGP’ di KTM. Dia bekerja di komite teknis dengan para ahli Ing.Kurt Trieb, Ing.Sebastian Risse dan Marco Bertolatti (sebelumnya Aprilia Racing) pada pijakan yang sama. Keahlian mereka sangat berharga.

Selama ini, pecking order di KTM di MotoGP sulit dipahami. Selaku Direktur Motorsport, Pit Beirer memiliki tanggung jawab utama untuk ketiga merek dan semua seri. Dia bertanggung jawab langsung kepada pemilik dan dewan direksi Jens Hainbach, Wakil Presiden Road Racing, sebenarnya berada di manajemen melalui Leitner, tetapi wilayah tanggung jawabnya terutama terbatas pada Moto3 dan Moto2.

Di masa depan, proyek MotoGP akan menyediakan struktur yang lebih jelas. Manajer Balap yang baru, Francesco Guidotti telah memperoleh pengalaman MotoGP yang tak terukur di Pramac-Ducati selama 10 tahun. Dia akan dihadirkan sebagai pengganti Leitner di KTM dalam beberapa hari ke depan.

Pramac (bersama Ducati di MotoGP sejak 2005) memenangkan balapan Kejuaraan Dunia MotoGP untuk pertama kalinya dengan Jorge Martin pada 2021, ditambah menyabet gelar Rookie of the Year. Johann Zarco kesulitan untuk meraih gelar dan merupakan pembalap Ducati dengan posisi terbaik di Kejuaraan Dunia di musim semi, di peringkat 2.

Dalam menghadapi pembalap top MotoGP, Guidotti memiliki kepekaan yang tinggi, yang terkadang hal ini diabaikan oleh Mike Leitner. Jika dilihat dari jejak profesionalnya, pria asal Austria itu tidak memegang posisi manajemen yang sebanding sebelum memulai karir di KTM.

Pada tahun 2019, Leitner sempat tidak disukai bos Dorna, ketika dia mengkritik meningkatnya jumlah balapan dalam sebuah wawancara. Pada saat yang sama dia mengatakan di GP Australia 2019, “Oliveira mengatakan omong kosong.”

Saat itu, pembalap asal Portugal itu memarahi pimpinan tim karena Brad Binder dipromosikan ke Tim Pabrikan Red Bull sebagai rookie untuk 2020 dan harus bertahan di Tech3-KM dengan pengalaman 1 tahun. Sebelumnya Miguel telah menyetujui keputusan ini, tetapi pada saat itu dia berasumsi bahwa rider senior Mika Kallio akan mengambil alih dari Zarco dalam tim pabrikan. Hal itu diumumkan secara internal oleh KTM di Misano.

2 COMMENTS

Leave a Reply