Nissan Leaf Bakal Berubah Jadi SUV?

0
Strategi Nissan di Indonesia
(The Car Connection)

RiderTua.com – Beberapa waktu lalu, Nissan Motor Indonesia (NMI) resmi membawa mobil listrik Leaf di Tanah Air. Meski sebenarnya model ini sudah ada sejak lama, tapi baru sekarang dibawa ke Indonesia. Namun ternyata Nissan sudah menyiapkan model terbarunya untuk dirilis suatu saat nanti. Model anyar ini bahkan mengubah total Leaf menjadi SUV.

Baca juga: Nissan Masih Punya Model e-Power Lainnya Untuk Dirilis di Indonesia?

Nissan Sudah Siapkan Model Terbarunya Leaf

Leaf sudah hadir sejak tahun 2010 silam sebagai mobil hatchback bertenaga listrik murni dari Nissan. Model ini bahkan sempat dinobatkan sebagai mobil terlaris sedunia, itupun sebelum Tesla ‘menyerang’. Walau kini Tesla mendominasi pasarnya, tapi Leaf tetap laris di sejumlah negara.

Setelah hadir selama lebih dari satu dekade, Nissan mulai memikirkan untuk membawa sesuatu yang berbeda dari Leaf. Tapi jelas mereka masih mempertahankannya sebagai mobil listrik atau electric car. Oleh karena itu, mereka menyiapkan model terbaru Leaf, hanya saja dalam wujud mobil SUV.

(Autocar via Otosia)

Ganti Penampilan

Desain terbaru Leaf nampak jauh berbeda dengan modelnya sekarang, dengan model yang lebih gagah dan modern. Bagian belakangnya nampak lebih berotot jika dibandingkan dengan Leaf hatchback yang lebih minimalis. Seakan Leaf ingin berganti penampilan menjadi lebih bergaya dari modelnya saat ini.

Leaf versi SUV ini akan diproduksi di Sunderland, Inggris, jadi sudah bisa ditebak kemana nantinya model tersebut akan dijual. Model terbarunya ini yang akan menggantikan model hatchback yang dijual sekarang. Walau untuk menantikan model generasi terbarunya masih cukup lama, sebab Nissan baru bisa merilisnya pada tahun 2025 mendatang.

Untuk bisa merilisnya di negara luar Eropa mungkin akan membutuhkan waktu lama. Begitupun di Indonesia, mengingat Leaf baru saja dikenalkan pada tahun ini. Namun tak menutup kemungkinan kalau Nissan bisa saja membawa Leaf SUV kesini.

Leave a Reply