Gigi Dall’Igna: Motor Ducati untuk Semua Gaya Balap

1
Gigi Dall'Igna- motogp

RiderTua.com – Gigi Dall’Igna berujar bahwa motor Ducati diracik untuk semua gaya balap, tidak bekerja untuk satu arah… Saat ini 3 dari 6 pembalap Ducati menempati posisi 5 teratas di klasemen kejuaraan dunia. Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse mengatakan, “Ini juga karena kemampuan beradaptasi mereka dengan Ducati.” Pembalap paling sukses The Reds adalah Johann Zarco, yang terpaut 34 poin di belakang pemimpin Kejuaraan Dunia sekaligus rekan senegaranya Fabio Quartararo, yang menempati posisi kedua dalam peringkat keseluruhan. Tepat di belakang dua pembalap Prancis itu ada Francesco ‘Pecco’ Bagnaia menjadi pembalap Ducati berikutnya. Pembalap berusia 24 tahun ini terpaut 47 poin dari posisi teratas, sedangkan Jack Miller berada di peringkat ke-5 terpaut 56 poin Kejuaraan Dunia. Juara dunia 2020, Joan Mir berada di tempat ke-4.

Gigi Dall’Igna: Motor Ducati untuk Semua Gaya Balap

Gigi Dall’Igna selaku General Manager Ducati Corse yakin, bahwa anak didiknya punya kemampuan yang sangat baik untuk beradaptasi dengan motor mereka. Dalam sebuah wawancara dia menjelaskan, “Para pembalap kami memiliki gaya balap yang berbeda, jadi kami tidak hanya harus bekerja dalam satu arah.”

Paolo Ciabatti: Jack Ceplas-ceplos Pecco Lebih Pendiam

Pria asal Italia itu menjelaskan keberhasilannya sebagai berikut, “Motor yang baik memungkinkan pembalap untuk menggunakan motor sesuai keinginannya. Saya pikir sekarang motor kami bisa melakukan itu.”

Dall’Igna pun mengutip omongan Bagnaia sebagai bukti. Pemenang GP 10 kali itu menegaskan, “Tahun lalu saya mulai mengendarai Ducati secara berbeda. Karena saya dapat mengerem sangat keras, dan dengan demikian pada akhirnya saya punya kecepatan lebih.”

Mengomentari gaya balap Juara Dunia Moto2 2018, Dall’Igna mengatakan, “Cukup jelas bahwa gaya balap Pecco berbeda dari pembalap Ducati lainnya. Sangat istimewa, bagaimana dia menggunakan ban depan 100 persen. Karena itu kami harus melakukan treatment yang berbeda saat bekerja dengan motor.”

Dan pria berusia 54 tahun itu menambahkan, “Setelah bertahun-tahun, kami mengubah susunan pembalap Ducati di kelas MotoGP. Sekarang kami bekerja dengan para pembalap muda, dan itu juga penting bagi saya. Karena para pembalap muda juga memberikan momentum baru. Mereka memotivasi saya untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.”

1 COMMENT

Leave a Reply