Tiga Mobil Honda Ini Bakal Disuntik Mati!

1
(Motor1.com)

RiderTua.com – Tiba-tiba saja Honda mengumumkan akan menyuntik mati tiga mobilnya sekaligus. Ketiganya terdiri dari Clarity, Legend, dan Odyssey, dan semuanya sama-sama berupa model kelas atas. Ketiga mobil Honda ini bakal dihentikan produksinya mulai bulan Maret 2022. Sebab pabriknya yang berlokasi di Saitama, Jepang, akan ditutup.

Baca juga: Honda Indonesia Tak Mau Bicara Banyak Soal Bocoran All New HR-V?

Ketiga Mobil Honda Bakal Dihentikan Produksinya Tahun Depan

Kedengarannya cukup mengejutkan, karena Clarity, Legend, dan Odyssey menjadi salah satu unggulan Honda di pasar mobil mewah. Terlebih Odyssey baru mendapatkan facelift beberapa bulan lalu, sedangkan Clarity bersaing di segmen mobil hidrogen yang tengah berkembang pesat. Sementara Legend hampir tak terdengar kabarnya belakangan ini.

Tentu pengumuman penghentian produksi ketiga model tersebut cukup mengejutkan, tapi apa boleh buat? Mau tak mau Honda harus menutup pabrik Sayama yang berlokasi di Saitama, Jepang, entah karena kondisi pasar atau krisis chip semi-konduktor. Yang jelas, pabrik ini sudah lama dikenal sebagai tempat produksinya Odyssey, Legend, serta Clarity.

(Motor1)

Kurang Laku?

Banyak yang menduga kalau ketiganya bakal dipindahkan produksinya ke pabrik lain, tapi Honda berkata lain. Mereka sudah memutuskan untuk menyuntik mati ketiganya setelah melihat performa penjualannya di pasar. Ternyata ada alasan lain selain penutupan pabriknya, yaitu penjualan ketiganya yang menurun selama beberapa tahun terakhir.

Legend sebenarnya sudah disuntik mati pada tahun 2012 silam, sebelum akhirnya dihidupkan kembali sebagai mobil hybrid. Kemudian Clarity dikembangkan untuk bersaing melawan Toyota Mirai di segmennya, namun harganya yang mencapai Rp 1 miliar di Jepang mungkin membuatnya kalah bersaing dengan rivalnya. Hal serupa terjadi pada Odyssey, dimana model yang sudah hadir selama 25 tahun ini kalah saing dari Toyota Alphard.

Walau penghentian produksinya baru dilakukan tahun depan, ini sudah bisa memberikan dampak ke negara lain yang masih mendatangkannya langsung dari Jepang. Indonesia misalnya, yang masih mengimpor Odyssey dari sana. Entah apakah Honda Prospect Motor (HPM) harus menghentikan penjualan Odyssey atau tidak.

1 COMMENT

Leave a Reply